Tangerang || Radarpost.id
Persatuan Pelestari Olahraga Tradisional Indonesia (PORTINA) Cabang Kota Depok mengirimkan 5 Pengurusnya mengikuti pelatihan penataran Instruktur, Wasit dan Juri, tingkat nasional, Berlisensi Nasional.
Kegiatan yang digelar Portina Pusat tersebut di Aula Dipankara Universitas Budhi Dharma, jalan Imam Bonjol Kota Tangerang Banten, berlangsung selama dua hari Sabtu dan Minggu, (1,2/8/2026).
Wakil Ketua Portina Kota Depok Arif Qadarman, kepada wartawan mengatakan, kehadirannya mengikuti pelatihan penataran Instruktur, Wasit dan Juri, tingkat nasional, berlisensi Nasional, atas perintah dan arahan Ketua Portina Kota Depok H. Irfan Januar.
Arif menilai, pelatihan wasit dan juri olahraga tradisional guna memberi kesempatan untuk menambah pengetahuan dan wawasan di bidang perwasitan dan penjurian.
“Alhamdulillah, Portina Kota Depok hadir mengikuti pelatihan dengan mengirimkan 5 Orang. 2 orang dari pengurus Portina dan 3 orang dari para guru SD, SMP dan SMA,” kata Wakil Ketua Portina Kota Depok Arif Qadarman, Sabtu (1/8/2026), usai mengikuti pelatihan.

“Hal ini sejalan dengan misi Pemerintah Kota Depok dalam mengembangkan sumber daya manusia yang berdaya saing tinggi yaitu berkualitas, berintegras, bermutu, profesional dan bermoral serta memiliki jatidiri yang kokoh yang dikembangkan berdasarkan nilai-nilai kearifan lokal,” ujarnya.
Dalam pelatihan tersebut, para peserta dibekali materi kebijakan dan regulasi olahraga tradisional, materi penjurian engrang, terompah panjang, dagongan, sumpitan, tarik tambang, panahan tradisional, ketapel, dan hadang.
Menurutnya materi yang disampaikan adalah peraturan pertandingan olahraga tradisional yang telah dibakukan secara nasional akan mewujudkan suasana kondusif dan pemahaman yang sama di masyarakat.

Ia menuturkan bahwa pelatihan ini menjadi tonggak penting bagi PORTINA Kota Depok dalam melahirkan individual wasit dan juri yang profesional, menciptakan wasit dan juri yang mempunyai kesamaan visi untuk memajukan olahraga tradisional.
“Selain itu, pelatihan wasit dan juri dapat meningkatkan kualitas pembinaan olahraga tradisional yang ada di Kota Depok, melestarikan dan mengembangkan olahraga tradisional agar tidak punah ditelan zaman, serta dapat disejajarkan dengan olahraga lainnya,” pungkasnya. (**).













