Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

KAI Tegaskan Keselamatan Penumpang Tanpa Diskriminasi Gender di KRL

Direktur Utama Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa keselamatan merupakan prioritas utama perusahaan dalam setiap operasional perjalanan kereta.(Dok detikcom)
banner 120x600

Bekasi|| Radarpost.id

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga keselamatan seluruh penumpang tanpa membedakan gender, menyusul sorotan publik terhadap posisi gerbong khusus perempuan pada layanan KRL Jabodetabek.

Direktur Utama Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa keselamatan merupakan prioritas utama perusahaan dalam setiap operasional perjalanan kereta. Ia menekankan tidak ada perbedaan standar keselamatan antara penumpang perempuan dan laki-laki.

“Keselamatan adalah prioritas utama kami. Tidak ada toleransi terhadap penurunan standar keselamatan bagi seluruh pengguna jasa, baik laki-laki maupun perempuan,” ujar Bobby dalam konferensi pers di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Rabu.

Penegasan ini disampaikan di tengah perhatian publik terhadap kebijakan penempatan gerbong khusus perempuan yang berada di bagian depan dan belakang rangkaian KRL. Menurut KAI, kebijakan tersebut lebih ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan serta kemudahan akses bagi penumpang perempuan, bukan terkait perbedaan aspek keselamatan.

KAI juga memastikan layanan KRL lintas Cikarang akan kembali beroperasi secara normal pada siang hari dengan frekuensi perjalanan yang sama seperti sebelumnya. Hal ini dilakukan setelah adanya gangguan operasional yang sempat terjadi di wilayah Bekasi Timur.

Lebih lanjut, KAI menyatakan akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan sistem keselamatan serta pelayanan guna memastikan keamanan seluruh penumpang tetap terjaga.

Selain itu, perusahaan juga mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti aturan keselamatan selama menggunakan transportasi kereta, termasuk memperhatikan informasi resmi yang disampaikan oleh petugas di lapangan.

Dengan langkah tersebut, KAI berharap kepercayaan publik terhadap layanan transportasi massal, khususnya KRL di wilayah Jabodetabek, dapat terus terjaga.