Bekasi || Radarpost.id
Komitmen terhadap keselamatan pengguna jalan dan ketahanan infrastruktur terus ditegaskan PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways (PT CTP Tollways) melalui dukungannya pada Kampanye Nasional Penanganan Over Dimension dan Over Loading (ODOL).
Langkah ini menjadi bagian dari upaya kolektif bersama pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan dalam menekan praktik kendaraan angkutan barang yang melanggar batas dimensi serta kapasitas muatan. Pelanggaran tersebut dinilai berdampak serius, mulai dari meningkatnya potensi kecelakaan hingga mempercepat kerusakan jalan.
Direktur Utama PT CTP Tollways, Derry Febrian Putra, menyampaikan bahwa persoalan ODOL bukan sekadar isu teknis, melainkan menyangkut keselamatan publik dan keberlangsungan sistem transportasi nasional.
“Ini bukan hanya tentang aturan, tetapi tentang bagaimana kita menjaga keselamatan pengguna jalan dan memastikan infrastruktur tetap layak digunakan dalam jangka panjang,” ujarnya pada Jumat lalu, 24 April 2026.
Sebagai pengelola Jalan Tol Cibitung–Cilincing (JTCC), perusahaan terus mengoptimalkan pengawasan di lapangan, termasuk memperkuat koordinasi lintas instansi serta melakukan sosialisasi kepada para pengguna jalan tol.
Tak hanya itu, PT CTP Tollways juga aktif memberikan pemahaman kepada pelaku usaha di sektor logistik dan transportasi terkait pentingnya mematuhi standar dimensi dan beban kendaraan.
Menurut Derry, keberhasilan penanganan ODOL sangat bergantung pada sinergi semua pihak, mulai dari regulator, operator jalan tol, hingga pelaku industri angkutan barang.
“Dengan keterlibatan semua pihak, kita bisa menciptakan sistem transportasi yang lebih tertib, aman, dan efisien,” jelasnya.
Melalui kampanye nasional ini, diharapkan kesadaran kolektif semakin meningkat sehingga mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas serta meminimalisir kerusakan jalan. Selain itu, langkah ini juga diharapkan mendorong terciptanya sistem logistik yang lebih kompetitif.
PT CTP Tollways pun menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan pemerintah dalam mewujudkan jaringan jalan yang aman, tertib, dan berkelanjutan.





