Jakarta|| Radarpost.id
Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, berlangsung berbeda. Selain menyuarakan tuntutan, massa buruh juga menggelar pertandingan street soccer yang melibatkan peserta aksi hingga aparat kepolisian, Jumat (1/5/2026).
Pertandingan sepak bola jalanan itu digelar di kawasan Gedung DPR RI sejak pukul 15.30 WIB hingga menjelang petang. Dengan bola plastik dan gawang mini berukuran sekitar 40 cm, permainan berlangsung santai dan penuh tawa.
Menariknya, sejumlah anggota kepolisian turut ambil bagian. Salah satunya anggota Subdit Jatanras yang dikenal dengan nama Jacklyn Choppers, ikut meramaikan suasana bersama para buruh.
Para peserta menegaskan, permainan ini bukan soal menang atau kalah, melainkan untuk mencairkan suasana di tengah aksi. “Biar makin guyub saja, tapi tetap perjuangkan aspirasi,” ujar salah satu peserta aksi.
Meski berlangsung santai, pertandingan sempat terhenti beberapa kali karena bola melambung ke arah jalan tol di sekitar lokasi. Para pemain bahkan harus mengganti bola agar permainan bisa terus berlanjut.
Aksi ini diikuti oleh berbagai elemen buruh seperti Konfederasi KASBI, GEBRAK, dan FSBMN, serta sejumlah organisasi lainnya.
Di balik suasana cair tersebut, tuntutan buruh tetap disuarakan. Mereka mendesak pemerintah mencabut UU Cipta Kerja, menolak sistem outsourcing dan kontrak kerja (PKWT), serta meminta reformasi sistem pengupahan agar lebih adil.
Selain itu, buruh juga menuntut keterlibatan aktif dalam penyusunan regulasi ketenagakerjaan pasca putusan Mahkamah Konstitusi, serta perlindungan yang lebih luas bagi tenaga kerja di berbagai sektor, termasuk guru, tenaga medis, hingga pengemudi ojek online.
Momentum May Day kali ini pun menunjukkan wajah lain dari aksi buruh—tak melulu tegang, tetapi juga penuh kebersamaan di tengah perjuangan.













