Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login
TNI  

Belajar Saling Sayang, Anak-anak Godo Antusias Ikuti Edukasi Anti Bullying di TMMD 128

banner 120x600

Pati || Radarpost.id

Tawa dan senyum hangat anak-anak SDN 1 Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, mewarnai kegiatan sosialisasi anti bullying dalam program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati, Senin (04/05/2026). Dengan seragam putih merah, mereka duduk rapi sambil menyimak, sesekali saling menoleh dan tersenyum, menunjukkan rasa ingin tahu dan semangat belajar yang tinggi.

Suasana terasa akrab dan menyenangkan. Anak-anak tampak berani berinteraksi, bahkan beberapa di antaranya terlihat antusias menjawab dan menanggapi materi yang disampaikan. Momen ini menjadi gambaran bahwa edukasi tentang kebaikan bisa diterima dengan cara yang hangat dan dekat dengan dunia mereka.

Kegiatan ini menghadirkan Padina Mahardika Sari atau Mbak Andin, Founder Astuty M.A Foundation Pati, yang dengan gaya santai dan penuh kehangatan mengajak anak-anak memahami arti saling menghargai, berteman dengan baik, serta berani berkata tidak pada perundungan.

“Anak-anak itu luar biasa. Mereka cepat menangkap pesan kalau disampaikan dengan cara yang tepat. Yang penting kita ajak mereka memahami dengan bahasa yang sederhana dan penuh kasih,” ungkap Mbak Andin.

Ia juga mengapresiasi Kodim 0718/Pati yang telah menghadirkan ruang edukasi bagi anak-anak melalui program TMMD. Menurutnya, kepedulian terhadap dunia anak adalah langkah penting dalam menyiapkan masa depan yang lebih baik.

Tak hanya membangun jalan dan infrastruktur, TMMD Reguler ke-128 juga menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam diri generasi muda. Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak diajak belajar tentang empati, menghargai perbedaan, dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman serta menyenangkan.

Sertu Arifin, anggota Satgas TMMD yang turut mendampingi kegiatan, berharap keceriaan dan semangat anak-anak hari ini bisa menjadi awal perubahan positif di lingkungan sekolah mereka.

“Semoga anak-anak bisa saling menjaga, saling menghargai, dan tidak ada lagi bullying. Kita ingin mereka tumbuh bahagia,” ujarnya.

Melalui langkah kecil yang penuh makna ini, TMMD tidak hanya membangun desa, tetapi juga menumbuhkan harapan dari senyum anak-anak—generasi penerus yang kelak akan membawa perubahan bagi daerahnya.