Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

VARITDA Hadirkan “Slow Burner”, Pembuka Emosional Menuju Album Contemporary Pop R&B “Champagne Cherry”

Lagu tersebut menjadi rilisan kedua menuju album mendatang bertajuk Champagne Cherry yang dijadwalkan hadir dalam waktu dekat.(Istimewa)
banner 120x600

Jakarta|| Radarpost.id

Musisi asal Thailand, VARITDA, kembali melanjutkan perjalanan musikalnya lewat single terbaru berjudul “Slow Burner”, sebuah lagu bernuansa contemporary pop R&B dengan sentuhan jazz yang intim dan elegan. Lagu tersebut menjadi rilisan kedua menuju album mendatang bertajuk Champagne Cherry yang dijadwalkan hadir dalam waktu dekat.

Setelah sebelumnya memperkenalkan atmosfer penuh kebebasan dan glamor melalui “Champagne Flying”, VARITDA kini membawa pendengar masuk ke sisi emosional yang lebih dalam melalui “Slow Burner”. Lagu ini menghadirkan kisah tentang kesabaran dalam membangun hubungan, menikmati proses jatuh cinta secara perlahan, dan membiarkan emosi berkembang secara natural.

(istimewa)

Dengan lirik utama berbunyi, “Burn slower slow burner, I don’t wanna miss a thing”, VARITDA menyampaikan suasana hangat dan personal yang dibalut groove santai, instrumen subtil, serta nuansa larut malam khas musik R&B modern.

Dirilis di bawah label Melodic Corner yang berada dalam naungan Music Move Co., Ltd., proyek Champagne Cherry disebut menjadi fase artistik paling matang dari VARITDA sejauh ini. Album tersebut menggabungkan unsur contemporary pop R&B, retro soul, hip-hop, hingga jazz modern dalam satu pendekatan musikal yang sophisticated namun tetap mudah dinikmati.

Tidak hanya menonjol dari sisi musik, proyek ini juga memperlihatkan keseriusan produksi berskala internasional. VARITDA bekerja sama dengan produser asal Inggris Nick Tsang, sosok di balik sejumlah karya musisi dunia seperti Backstreet Boys, Ed Sheeran, Charli XCX, hingga Jess Glynne melalui lagu “Take Me Home” yang meraih sertifikasi 5x Platinum.

Selain itu, proses mixing dan mastering album turut melibatkan Charlie Holmes dan Simon Francis, dua engineer yang dikenal lewat pengerjaan album The Art of Loving milik Olivia Dean.

Seluruh materi lagu dalam Champagne Cherry direkam di Abbey Road Studios, London, studio legendaris yang identik dengan sejarah panjang industri musik dunia dan karya-karya ikonik The Beatles.

Secara konsep, Champagne Cherry mengangkat tema besar tentang “confession” atau keterbukaan emosi seseorang secara perlahan. VARITDA menggunakan metafora ceri di dalam segelas champagne sebagai simbol perubahan emosional manusia yang menjadi lebih jujur dan lembut seiring waktu dan pengalaman.

Pendekatan artistik itu juga diperkuat lewat video musik “Champagne Flying” dan “Slow Burner” yang dikemas dalam format fashion film dengan visual sinematik, simbolisme artistik, dan estetika modern yang memperluas pengalaman storytelling dari album tersebut.

Kehadiran “Slow Burner” sekaligus mempertegas arah musikal VARITDA sebagai salah satu talenta pop R&B Asia yang mulai mencuri perhatian lewat pendekatan musik global dengan identitas emosional yang kuat.

“Slow Burner” dan “Champagne Flying” kini telah tersedia di YouTube serta berbagai platform streaming digital melalui Melodic Corner. VARITDA juga memastikan masih akan ada berbagai warna dan cerita lain dari album Champagne Cherry yang akan diperkenalkan dalam waktu dekat.