Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

PRJ 2026 Jadi Ladang Cuan Jastiper, Tarif Titip Barang Mulai Rp 15.000 per Item

Ramainya pengunjung dan beragam promo yang ditawarkan tenant membuat bisnis jastip tumbuh subur selama gelaran tahunan tersebut.(Rr)
banner 120x600

Jakarta|| Radarpost.id

Jakarta Fair atau Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2026 tak hanya menjadi magnet bagi pemburu diskon, tetapi juga membuka peluang cuan bagi pelaku jasa titip (jastip). Ramainya pengunjung dan beragam promo yang ditawarkan tenant membuat bisnis jastip tumbuh subur selama gelaran tahunan tersebut.

Para pelaku jastip memanfaatkan momentum PRJ untuk menawarkan layanan pembelian barang kepada konsumen yang tidak sempat datang langsung ke arena pameran di Kemayoran. Tarif yang dikenakan pun bervariasi, mulai dari Rp 15.000 hingga Rp 40.000 per item, tergantung jenis dan ukuran barang yang dititipkan.

Salah satu pelaku jastip, Indah (27), mengaku sudah rutin membuka layanan serupa setiap kali PRJ digelar. Menurutnya, permintaan mulai berdatangan sejak hari-hari awal penyelenggaraan Jakarta Fair 2026.

“Sudah langganan buka jastip kalau PRJ. Banyak pelanggan yang enggak sempat datang, jadi minta dibelikan sekalian,” ujar Salsa saat ditemui di lokasi, Minggu (14/6/2026).

Ia menjelaskan, untuk produk makanan ringan atau snack jumbo yang tengah viral, tarif jasa titip dipatok mulai Rp 15.000 hingga Rp 40.000 per barang. Sementara untuk produk fesyen seperti sepatu, sandal, tas, dan pakaian, biaya jasa rata-rata sekitar Rp 40.000 per item.

Mayoritas pelanggan berasal dari wilayah Jabodetabek. Namun, tak sedikit pula konsumen dari luar kota yang memanfaatkan layanan ekspedisi untuk mendapatkan produk-produk promo yang dijual selama PRJ berlangsung.

Pelaku jastip lainnya, Lia (31), mengaku semakin serius menggarap bisnis tersebut setelah melihat tingginya minat masyarakat terhadap produk-produk diskon di Jakarta Fair tahun ini.

Menurutnya, camilan impor, makanan kemasan ukuran jumbo, hingga alas kaki dari merek ternama menjadi barang yang paling banyak dicari pelanggan. Ia bahkan berencana datang hampir setiap akhir pekan selama PRJ berlangsung demi memenuhi pesanan yang terus berdatangan.

Fenomena maraknya jasa titip di PRJ 2026 menunjukkan bahwa gelaran pameran terbesar di Indonesia itu tak hanya menggerakkan transaksi ritel, tetapi juga menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat.

Di tengah tren belanja yang lebih selektif akibat tekanan daya beli, layanan jastip menjadi solusi bagi konsumen yang ingin berburu promo tanpa harus datang langsung ke lokasi pameran.