Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Kalapas Cipinang, Syarpani Tegas Wujudkan Zero HALINAR dan Anti Pungli

Kalapas Kelas I Cipinang Syarpani memberikan penguatan tugas dan fungsi kepada seluruh pegawai guna memperkuat integritas, pelayanan bebas pungli. (Jaenal)
banner 120x600

Jakarta // Radarpost.id

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, Syarpani, menegaskan seluruh pelayanan hak warga binaan harus diberikan secara gratis, transparan, dan sesuai aturan.

Penegasan itu disampaikan saat memberikan penguatan tugas dan fungsi pemasyarakatan kepada seluruh pegawai di Aula Gedung II Lapas Cipinang, Rabu (17/6/2026).

Dalam arahannya, Syarpani mengingatkan seluruh jajaran agar menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang profesional serta bebas dari praktik pungutan liar (pungli).

“Tugas kita bukan hanya menjalankan pekerjaan, tetapi juga menjaga amanah dan kepercayaan masyarakat. Pastikan seluruh pelayanan diberikan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan,” kata Syarpani.

Ia menekankan bahwa pengurusan berbagai hak warga binaan, mulai dari Pembebasan Bersyarat (PB), Cuti Bersyarat (CB), Cuti Menjelang Bebas (CMB), hingga Cuti Mengunjungi Keluarga (CMK), tidak dipungut biaya apa pun.

Menurutnya, tidak boleh ada petugas yang menjadi perantara maupun memfasilitasi praktik yang bertentangan dengan aturan dalam proses pelayanan tersebut.

“Pengurusan hak warga binaan tidak dipungut biaya. Jangan ada yang menjadi perantara, pelaku, ataupun memfasilitasi praktik yang melanggar aturan. Integritas harus menjadi harga diri setiap petugas pemasyarakatan,” tegasnya.

Selain menyoroti pelayanan bebas pungli, Syarpani juga mengingatkan pentingnya komitmen mewujudkan Zero HALINAR atau bebas Handphone, Pungli, dan Narkoba di lingkungan Lapas Cipinang.

Menurut dia, keberhasilan menciptakan lapas yang bersih dan aman membutuhkan peran aktif seluruh pegawai melalui peningkatan kewaspadaan dan pengawasan.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Cipinang, Sumaryo, mengatakan pengamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab petugas keamanan, melainkan seluruh pegawai.

“Deteksi dini, kepatuhan terhadap SOP, dan kepedulian pegawai menjadi kunci menjaga Lapas Cipinang tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Ia menambahkan, arahan Kalapas menjadi penguatan bagi seluruh jajaran untuk meningkatkan pengawasan sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Kegiatan tersebut juga diikuti para pegawai baru, termasuk Calon Aparatur Sipil Negara (CASN). Salah satu CASN, Qudsy, mengaku mendapat banyak pelajaran terkait pentingnya integritas dalam menjalankan tugas sebagai petugas pemasyarakatan.

“Menjadi petugas pemasyarakatan bukan hanya soal bekerja, tetapi juga menjaga tanggung jawab dan integritas. Ini menjadi bekal penting bagi kami sebagai pegawai baru,” katanya.

Melalui kegiatan penguatan tugas dan fungsi ini, Lapas Kelas I Cipinang terus memperkuat komitmen menghadirkan pelayanan yang profesional, transparan, dan bebas dari penyimpangan guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan.