Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Ratusan Masyarakat Antusias Ikuti Launching Senam Paricara Dharma Bersama Walikota Depok: Dorong Depok Jadi Kota Sehat

banner 120x600

Depok || Radarpost.id

Walikota Depok, Dr. H Supian Suri memperkenalkan Senam Paricara Dharma sebagai identitas olahraga masyarakat baru yang sarat makna, hal ini menjadi bagian dari upaya untuk mendorong gaya hidup sehat masyarakat Kota Depok.

Peluncuran ini di hadiri sekitar 150 masyarakat Kota Depok ini begitu antusias mengikuti pelaksanaan Launching Senam Paricara Dharma bersama Walikota Depok H. Supian Suri dan Cing Ikah, di halaman komplek Balaikota depok, Jum’at (26/6/2026) pagi.

Senam wajib Paricara Dharma memiliki makna mendalam yang merepresentasikan semangat pengabdian bagi warga Depok, yang diadakan oleh Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Depok yang bekerjasama dengan Pemerintah Kota Depok.

Senam Paricara Dharma ini nantinya direncanakan akan dijadikan sebagai senam ciri khas dari Kota Depok.

Senam Paricara Dharma ini merupakan teknik gerakan yang menggabungkan beberapa unsur seni gerak dan budaya di Kota Depok, seperti topeng cisalak, serta musik kedalam instrumen senam dengan tetap memperhatikan unsur gerakan.

Walikota Depok, H. Supian Suri menyampaikan, nama Paricara Dharma diambil dari semboyan Kota Depok yang diwariskan para pendiri Kota Depok.

Komitmen itu ditunjukkan saat launching dan kick off Senam Paricara Dharma bersama Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Depok.

“Paricara artinya abdi, pengabdi, pelayan. Dharma adalah kebaikan, kebenaran, kehadiran,” ujar Supian Suri, Jum’at (26/6/2026).

Supian mengatakan, Depok memiliki banyak komunitas dan organisasi senam dengan beragam karakter. Kondisi itu menjadi kekuatan besar bagi kota ini.

Namun di sisi lain, keberagaman tersebut membutuhkan satu simbol pemersatu.

Karena itu, Senam Paricara Dharma dihadirkan sebagai identitas bersama.

Senam ini diharapkan menjadi perekat berbagai komunitas olahraga di Depok.

“Perlu sesuatu yang mengikat semuanya, menyeragamkan semangat untuk terus berolahraga,” ujarnya.

Supian mengapresiasi kerja keras Ketua KORMI Kota Depok Setiawan Witjaksana beserta jajaran yang telah melalui proses panjang hingga senam ini resmi diluncurkan.

Mulai dari sayembara, penyusunan gerakan hingga penggarapan musik dan kreativitas pendukung lainnya.

Supian juga menyoroti pentingnya dukungan kaum ibu. Menurut dia, peran PKK dan emak-emak sangat menentukan keberhasilan program pemerintah.

“Tanpa dukungan emak-emak, program apa pun rasanya sulit maksimal,” ucapnya.

Ia berharap Senam Paricara Dharma dapat bersinergi dengan berbagai program senam lain, termasuk milik PKK.

Tujuan akhirnya, kata Supian, bukan sekadar gerakan senam. Melainkan menciptakan masyarakat Depok yang semakin sehat.

Peluncuran Senam Paricara Dharma pun menjadi bukti bahwa di bawah kepemimpinan Supian Suri, pembangunan Depok tak hanya fokus pada fisik kota, tetapi juga kualitas hidup warganya.

Menurutnya, seluruh komunitas dan induk organisasi olahraga (Inorga) yang tergabung dalam KORMI merupakan orang-orang yang memiliki semangat pengabdian untuk masyarakat.

“Saya sangat meyakini bapak ibu yang hadir ini adalah orang-orang yang berdharma, yang mengabdi untuk kebaikan,” katanya.

Karena itu, Senam Paricara Dharma dibuat sebagai pemersatu seluruh Inorga di Kota Depok.

Supian Suri menilai, jika hanya menggunakan salah satu jenis senam milik Inorga tertentu, dikhawatirkan muncul rasa kecemburuan antar komunitas olahraga.

“Kita ingin mempersatukan seluruh Inorga dalam satu ikatan Senam Paricara Dharma,” jelasnya.

Ia menambahkan, senam bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi memiliki banyak nilai positif di dalamnya.

“Kelihatannya sederhana, senam doang. Tapi banyak sekali makna yang kita dapat. Pertama silaturahim, kedua sehat, ketiga kegembiraan,” tuturnya.

Menurut Supian Suri, budaya hidup sehat menjadi salah satu kunci kemajuan Kota Depok.

Karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus mendukung KORMI untuk menghidupkan budaya olahraga di tengah masyarakat.

“Kita ingin masyarakat benar-benar berperilaku hidup sehat. Salah satunya aktif dalam kegiatan olahraga termasuk senam,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Depok, drg. H. Setiawan Witjaksana, Sp.Ort, mengatakan Senam Paricara Dharma juga mengangkat unsur budaya khas Kota Depok.

Di dalamnya terdapat perpaduan gerakan seni tradisional hingga musik etnis lokal.

“Ada tari Topeng Cisalak, musik Gong Si Bolong, dan perpaduan unsur budaya lainnya yang ada di Kota Depok,” ungkapnya.

Menurut Setiawan, unsur keberagaman budaya sengaja dimasukkan ke dalam konsep senam tersebut sebagai simbol ruang kebersamaan masyarakat Depok.

“Kami akan terus menyosialisasikan Senam Paricara Dharma melalui kegiatan di sekolah, kelurahan, kecamatan, hingga komunitas-komunitas,” jelasnya.

Ia menambahkan, ke depan setiap kegiatan senam KORMI akan diawali dengan Senam Paricara Dharma sebelum memasuki senam dari masing-masing Inorga.

Selanjutnya, pelaksanaan Senam Paricara Dharma ini pun dilaksanakan selama lebih kurang 12 menit.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua TP. PKK Kota Depok Cing Ikah, Forkopimda, Kepala OPD, Camat dan Lurah, serta para Inorga, guru guru olahraga se-Kota Depok. (**).