Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Walikota Depok: Puncak HLUN ke-30 Kota Depok Perkuat Peran Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh Depok Semakin Maju

Depok || Radarpost.id

Pemerintah Kota Depok menggelar puncak peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 dengan mengusung tema “Lansia Tangguh, Depok Maju, Indonesia Tumbuh”.

Acara dihadiri Walikota Depok, H. Supian Suri, unsur Forkopimda, Asisten, Kepala Dinas Sosial, OPD, berbagai elemen, mulai dari organisasi sosial, komunitas pemerhati lansia, hingga jajaran Pemerintah Kota Depok.

Pucak permintaan ini diselenggarakan di Aula lantai 10 Baleka II, komplek Balaikota Depok, dan peserta undangan yang hadir anggota ormit 260 orang, undangan RS Swasta dan sponsor.

Walikota Depok, Dr. H. Supian Suri dalam sambutannya mengatakan, kontribusi para lanjut usia (lansia) terhadap pembangunan di Kota Depok tidak akan pernah sebanding dengan penghargaan yang mampu diberikan pemerintah.

Menurutnya, berbagai kemajuan yang dinikmati masyarakat saat ini merupakan hasil perjuangan generasi sebelumnya. Patut diberi penghargaan terhadap kontribusi lansia dalam pembangunan daerah.

Walikota Depok, Dr. H. Supian Suri. (foto.adm).
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak dan ibu semua atas semua kontribusi yang diberikan buat Indonesia, buat Kota Depok, dengan berbagai latar belakang pengabdian bapak dan ibu selama ini,” kata Supian Suri, Senin (29/6/2026).

“Saya yakin apa yang negara berikan, apa yang diapresiasi pemerintah, termasuk kita, sangat tidak sebanding dengan apa yang bapak dan ibu lakukan buat negeri ini,” ujar Supian.

Menurutnya, kenyamanan yang dirasakan masyarakat saat ini tidak terlepas dari pengabdian panjang para lansia yang telah bekerja dan berjuang di berbagai bidang kehidupan.

Dirinya meyakini setiap bentuk keikhlasan dan pengabdian tersebut akan memperoleh balasan yang lebih baik dari Tuhan Yang Maha Esa.

“Mudah-mudahan Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang akan memberikan imbalan yang setimpal atas semua kebaikan, kontribusi, keikhlasan, dan perjuangan bapak dan ibu sehingga Indonesia bisa kita rasakan kenikmatannya tinggal di negara ini,” ucapnya.
“Termasuk Depok, kita bisa nyaman seperti ini tidak lepas dari kontribusi yang bapak dan ibu berikan,” tambahnya.

Supian mengatakan pembangunan Kota Depok saat ini merupakan kelanjutan dari fondasi yang telah dibangun generasi terdahulu. Karena itu, pemerintah memiliki tanggung jawab melanjutkan berbagai ikhtiar pembangunan untuk generasi berikutnya.

Ia juga mengajak masyarakat memberikan penghormatan kepada para lansia yang telah melahirkan generasi penerus dan ikut membangun kota hingga berkembang seperti sekarang.

“Untuk terus melahirkan generasi-generasi yang bisa melanjutkan perjuangan bapak dan ibu semua,” ucapnya.

Di akhir sambutannya, Supian juga menyampaikan permohonan maaf apabila perhatian pemerintah kepada para lansia masih belum sepenuhnya memenuhi harapan.

Ia berharap dukungan dan doa dari para lansia terus mengiringi jalannya pemerintahan agar berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Depok.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial, yang juga sebagai Ketua Panitia Hlun, Kota Depok Utang Wardaya memberikan apresiasi terhadap berbagai program dan aktivitas yang mendukung pemberdayaan lansia di Kota Depok.

“Aktivitas pemberdayaan ini menjadi bukti bahwa perhatian terhadap lansia tidak cukup hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan ruang partisipasi bagi para lansia,” ungkapnya.

Utang mengungkapkan, berbagai kegiatan yang menghadirkan unsur kesehatan, pemberdayaan, dan kebersamaan digelar untuk memeriahkan acara tersebut, Kamis, 18 Juni 2026.
“Lansia adalah peran, bukan beban, karena mereka tetap menjadi bagian dari pembangunan sebuah daerah,” ujarnya,

Rangkaian kegiatan diawali dengan terkait Halun:
1. Pelaksanaan wisuda sekolah lansia 1251 tgl.16 juni di bumi wiyata dari IRL.

2. Seminar lansia terkait Demensia dan Alzhaimer dari Dinkes sebanyak 100 orang tgl.18 juni di lt.10 dibaleka.

3.bintek lansia unk kelompok rentan ttg.kesehatan jasmani mental dan spiritual di kel.Tugu sebanyak 25 orang oleh dinsos.

4.tampilan tari kolosal nusantara dan drama Lansia Depok Wow/LLi kota dan kec sukmaja di Dos 1, minggu 28 juni.

“Di hari puncak peringatan Halun ada kegiatan donor darah di RS kisa yang dibarengi dalam rangka.*Hari donor darah sedunia* oleh PMI dan RS kisa 29 juni di lokasi RS.kisa,” ujar Utang.

Utang mengajak masyarakat untuk semakin peduli terhadap kesehatan dengan menerapkan pola hidup aktif dan sehat.

Menurutnya, berbagai kegiatan dalam peringatan HLUN tidak hanya bermanfaat bagi lansia, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk menjaga kualitas hidup sejak dini.

Melalui momentum HLUN ini, diharapkan nilai-nilai penghormatan terhadap orang tua semakin mengakar kuat di tengah masyarakat, sebagai bagian dari karakter bangsa yang beradab dan berkepribadian luhur.

“Dukungan keluarga dan lingkungan menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas hidup lansia agar tetap sehat, aktif, dan produktif,” pungkasnya.(**).