Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Prambanan Jazz Festival 2026 Usung Konsep Baru, Porsi Musik Jazz Diperkuat dan Targetkan 83 Ribu Penonton

Memasuki penyelenggaraan tahun ke-12, festival musik tahunan ini menghadirkan konsep baru dengan memperkuat identitas jazz melalui proses kurasi yang lebih selektif terhadap para penampil.(Dok Prambanan jazz).
banner 120x600

Sleman|| Radarpost.id

Prambanan Jazz Festival (PJF) 2026 resmi digelar di kompleks Candi Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai Jumat (3/7/2026). Memasuki penyelenggaraan tahun ke-12, festival musik tahunan ini menghadirkan konsep baru dengan memperkuat identitas jazz melalui proses kurasi yang lebih selektif terhadap para penampil.

Penyelenggara, Rajawali Indonesia, menyebut penyegaran konsep dilakukan sebagai respons atas masukan dari penikmat musik yang menginginkan karakter jazz lebih dominan dalam festival tersebut. Tahun ini, sekitar 63 persen penampil berasal dari genre jazz atau menghadirkan aransemen bernuansa jazz.

CEO Rajawali Indonesia, Anas Alimi, mengatakan konsep baru bertajuk “Playing Jazz” menjadi salah satu pembeda utama pada penyelenggaraan tahun ini. Melalui konsep tersebut, musisi lintas genre didorong untuk mengaransemen ulang lagu-lagu mereka dengan sentuhan jazz tanpa menghilangkan karakter khas masing-masing.

Kurasi musisi dilakukan bersama bassist sekaligus musisi jazz Shadu Rasjidi. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi Prambanan Jazz Festival sebagai salah satu festival jazz terbesar di Indonesia yang tetap terbuka terhadap kolaborasi lintas genre.

Pada hari pertama penyelenggaraan, sejumlah musisi menampilkan eksplorasi musikal sesuai konsep tersebut. Trio gitaris Trisum yang beranggotakan Tohpati, Dewa Budjana, dan Balawan tampil membawakan permainan instrumental yang mendapat sambutan hangat dari ribuan penonton.

Grup Wijaya 80 bersama Ardhito Pramono juga tampil dengan membawakan sejumlah lagu yang dikemas dalam aransemen bernuansa jazz. Selain itu, grup Perunggu turut meramaikan panggung utama festival.

Prambanan Jazz Festival 2026 mengusung tema “Celebrate the Joy”, yang merepresentasikan semangat menghadirkan pengalaman musik yang hangat, inklusif, dan penuh kebahagiaan. Suasana festival juga diperkuat dengan instalasi seni karya seniman Eko Nugroho yang tersebar di sejumlah titik kawasan festival.

Tak hanya menyuguhkan konser musik, festival ini juga menghadirkan berbagai aktivitas seni, termasuk pertunjukan Wayang Bocor yang memadukan seni pedalangan dengan musik kontemporer. Area khusus bagi penonton difabel juga kembali disediakan sebagai bagian dari upaya menghadirkan festival yang lebih ramah bagi seluruh pengunjung.

Prambanan Jazz Festival 2026 berlangsung selama tiga hari hingga 5 Juli 2026 dengan target sekitar 83.000 pengunjung.

Puluhan musisi dari dalam maupun luar negeri dijadwalkan tampil di sejumlah panggung yang berlatar kemegahan Candi Prambanan, menawarkan perpaduan antara musik, budaya, dan pariwisata dalam satu rangkaian acara.