Radarpost.id | Bandung Barat – Dalam upaya membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan memiliki kesadaran hukum sejak dini, Polsek Cikalongwetan melaksanakan kegiatan Police Goes to School dengan memberikan penyuluhan tentang tata tertib lalu lintas, etika, dan keselamatan berkendara kepada calon peserta didik baru SMK Bina Prestasi Bangsa, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula SMK Bina Prestasi Bangsa mulai pukul 07.15 WIB hingga 08.45 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M. bersama personel Polsek Cikalongwetan. Turut hadir Kepala Sekolah, para guru dan tenaga pendidik, serta seluruh calon peserta didik baru yang mengikuti rangkaian kegiatan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Dalam penyuluhan tersebut, Kapolsek menyampaikan materi mengenai tata tertib berlalu lintas berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Para peserta diberikan pemahaman mengenai persyaratan sah mengemudikan kendaraan bermotor, pentingnya memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sesuai golongan kendaraan, membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), menggunakan helm berstandar SNI, memakai sabuk pengaman bagi pengemudi kendaraan roda empat, serta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan.
Selain itu, para siswa juga dibekali pemahaman mengenai etika berkendara sebagai wujud kedewasaan dan tanggung jawab di jalan raya. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya mengendalikan emosi saat berkendara, menghormati hak pengguna jalan lain, memberikan prioritas kepada pejalan kaki dan kendaraan yang mendapat hak utama, serta menghindari berbagai pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
Kapolsek juga menegaskan larangan menggunakan telepon genggam saat mengemudi, melawan arus, melakukan modifikasi kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis, serta membawa penumpang melebihi kapasitas kendaraan karena dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Dalam penyampaiannya, Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M. mengajak seluruh peserta didik untuk menjadikan disiplin berlalu lintas sebagai bagian dari karakter yang harus dibangun sejak usia sekolah.
“Tertib berlalu lintas bukan hanya tentang mematuhi aturan, tetapi merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Pelajar harus menjadi contoh dalam berperilaku disiplin, baik di lingkungan sekolah maupun saat berada di jalan raya,” ujar AKP Deden Indrajaya.
Kapolsek juga mengingatkan agar para pelajar tidak memaksakan diri mengendarai kendaraan bermotor apabila belum memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Apabila belum cukup umur atau belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), jangan memaksakan diri mengendarai sepeda motor ke sekolah. Keselamatan jauh lebih penting daripada sekadar ingin cepat atau mengikuti teman. Gunakan kendaraan sesuai aturan, selalu kenakan helm berstandar SNI, patuhi rambu lalu lintas, dan jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas,” tegasnya.
Lebih lanjut, AKP Deden Indrajaya menekankan bahwa etika berkendara mencerminkan kepribadian seseorang.
“Pengguna jalan yang baik adalah mereka yang saling menghormati, tidak mudah terpancing emosi, tidak ugal-ugalan, serta selalu mengutamakan keselamatan. Jadilah generasi yang cerdas, santun, dan bertanggung jawab, karena masa depan bangsa berada di tangan para pelajar saat ini,” tambahnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan seputar aturan lalu lintas, keselamatan berkendara, hingga peran Kepolisian dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Melalui kegiatan Police Goes to School, Polsek Cikalongwetan berharap para peserta didik memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan dalam berkendara, serta mampu menjadi pelopor disiplin dan keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi antara Kepolisian dengan dunia pendidikan dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, taat hukum, dan bertanggung jawab.”””













