Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Annisa Dalimunthe dan Ikmal Tobing Lanjut Tur Sekolah, ‘Merah Putih Gemilang’ Disambut Meriah Siswa SDN Jatinegara 01

Penyanyi cilik Annisa Dalimunthe bersama drummer rock Ikmal Tobing kembali melanjutkan tur sekolah untuk memperkenalkan single Merah Putih Gemilang. Kali ini mereka menyambangi SDN Jatinegara 01, Jakarta Timur, Kamis (6/8/2026). (Rr)
banner 120x600

Jakarta|| Radarpost.id

Penyanyi cilik Annisa Dalimunthe bersama drummer rock Ikmal Tobing kembali melanjutkan tur sekolah untuk memperkenalkan single Merah Putih Gemilang. Kali ini mereka menyambangi SDN Jatinegara 01, Jakarta Timur, Kamis (6/8/2026), sebagai bagian dari kampanye menumbuhkan semangat nasionalisme kepada anak-anak menjelang HUT ke-81 Republik Indonesia.

Kunjungan ke SDN Jatinegara 01 menjadi pemberhentian ketiga setelah sebelumnya tampil di SDN Rawa Bunga 01 dan SDN Jatinegara 08. Lewat tur ini, Annisa dan Ikmal mengajak para siswa mengenal lagu bertema kebangsaan melalui cara yang menyenangkan.

Acara dibuka dengan sambutan Kepala Sekolah SDN Jatinegara 01, N. Deti Srimaswati, S.Pd., yang menyambut hangat kehadiran Annisa dan Ikmal. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus mampu memotivasi para siswa untuk terus berkarya sejak usia dini.

“Ini momen yang luar biasa bagi sekolah kami. Anak-anak sangat antusias dan bahagia mengikuti kegiatan ini. Mudah-mudahan kehadiran Annisa bisa menjadi motivasi bagi mereka bahwa sejak kecil pun sudah bisa berkarya dan berprestasi,” ujar Deti.

Sebelum penampilan musik dimulai, siswa-siswi SDN Jatinegara 01 menampilkan pertunjukan pantomim yang menjadi salah satu kegiatan unggulan sekolah.

Annisa kemudian tampil mengenakan busana bernuansa merah putih. Ia membuka penampilannya dengan lagu Anugerah Terindah, dilanjutkan Alhamdulillah, lalu menutup pertunjukan dengan membawakan Merah Putih Gemilang bersama Ikmal Tobing.

Suasana berubah semakin meriah ketika para siswa ikut bernyanyi. Tak sedikit dari mereka yang sudah hafal lirik lagu tersebut meski baru dirilis pada Juni 2026.

“Senang sekali bisa bernyanyi di depan banyak penonton seperti ini. Awalnya ada rasa takut dan grogi, tapi saat sudah naik ke panggung rasa takutnya berubah jadi rasa senang,” kata Annisa.

Ayah sekaligus produser Annisa, Tom Becher, mengatakan sejak awal lagu Merah Putih Gemilang memang dirancang agar bisa dinikmati semua kalangan.

“Musiknya memang kami desain untuk lintas generasi. Anak-anak bisa menikmati, orang dewasa juga bisa. Aransemennya modern, tetapi tetap membawa semangat nasionalisme yang ceria sehingga mudah diterima semua usia,” ujarnya.

Tom mengatakan tur ke sekolah merupakan cara paling efektif untuk mengenalkan semangat cinta Tanah Air kepada anak-anak.

“Kami ingin mengampanyekan jiwa nasionalisme sejak dini. Annisa sendiri adalah diaspora Indonesia yang tinggal di luar negeri. Pesan yang ingin kami sampaikan sederhana, ke mana pun nanti anak-anak ini pergi, bahkan kalau suatu saat merantau ke luar negeri, Merah Putih harus tetap ada di hati mereka,” katanya.

Menurut Tom, respons yang diterima sejauh ini menjadi bukti lagu tersebut mulai diterima masyarakat.

“Alhamdulillah, di beberapa sekolah yang kami datangi banyak anak-anak sudah hafal liriknya. Itu artinya lagu ini mulai diterima dan harapan kami bisa menjadi lagu yang terus dinyanyikan anak-anak Indonesia,” ungkapnya.

Ia bahkan berharap suatu hari nanti Merah Putih Gemilang dapat dinyanyikan di Stadion Utama Gelora Bung Karno saat pertandingan olahraga internasional.

“Keinginan terbesar kami tentu suatu saat Annisa bisa menyanyikan lagu ini di GBK saat pertandingan Timnas Indonesia atau ajang olahraga lainnya. Semangat lagu ini memang dibuat untuk membangkitkan rasa cinta kepada Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Ikmal Tobing mengaku tertarik terlibat dalam proyek tersebut karena menghadirkan sesuatu yang berbeda dari lagu anak pada umumnya.

“Lagu nasionalisme yang dibawakan penyanyi cilik sekarang sudah jarang. Menurut saya ini sesuatu yang berbeda dan menarik. Musik memang tidak mengenal batas usia, justru bisa menyatukan lintas generasi,” kata Ikmal.

Ia juga mengaku bangga melihat antusiasme para siswa yang sudah hafal lagu tersebut.

“Saya kira rasa nasionalisme memang harus diperkenalkan sejak dini. Musik menjadi media yang paling mudah untuk menyampaikan pesan itu, dan saya senang melihat anak-anak ikut bernyanyi bersama,” tuturnya.

Setelah sukses menggelar tur di tiga sekolah dasar, Annisa Dalimunthe dan Ikmal Tobing dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke SDN Utan Kayu Selatan 20 pada Jumat (7/8).

Selain terus memperkenalkan Merah Putih Gemilang, Tom mengungkapkan pihaknya juga telah menyiapkan beberapa lagu baru, termasuk lagu bertema nasionalisme yang saat ini masih dalam tahap produksi.

Melalui rangkaian tur sekolah ini, Annisa Dalimunthe berharap musik tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mampu menumbuhkan rasa bangga dan cinta kepada Indonesia sejak usia dini.