Humbahas || Radarpost.id
Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 Kodim 0210/TU resmi berakhir. Seluruh program dan sasaran yang telah direncanakan berhasil diselesaikan setelah berlangsung selama 30 hari di Desa Sijarango, Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara.
Penutupan TMMD digelar melalui upacara di Lapangan Bola Desa Sijarango, Kamis (13/8/2026). Upacara dipimpin Inspektur Kodam I/Bukit Barisan (Irdam I/BB) Brigjen TNI Josafath M. Robert Duka, S.I.P., CGCAE.
Kegiatan tersebut menjadi penanda berakhirnya program lintas sektoral yang melibatkan TNI, Pemerintah Kabupaten Humbahas, Polri, serta masyarakat dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah pedesaan.
TMMD ke-129 mengusung tema “Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”. Tema tersebut mencerminkan semangat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat dalam mendorong pemerataan pembangunan hingga pelosok daerah.
Dalam upacara penutupan, penandatanganan berita acara dan penyerahan hasil pelaksanaan TMMD menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Pelepasan tanda peserta juga dilakukan sebagai simbol berakhirnya program pembangunan yang dilaksanakan secara gotong royong tersebut.
Dandim 0210/TU Letkol Arm Kiky Hardian, S.Sos., selaku Dansatgas TMMD ke-129, dalam kesempatan tersebut menyampaikan laporan mengenai hasil pelaksanaan berbagai program yang dikerjakan Satgas selama kurang lebih satu bulan.
Selanjutnya, Irdam I/BB Brigjen TNI Josafath M. Robert Duka membacakan amanat Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa.
Dalam amanatnya, Pangdam I/BB menegaskan TMMD merupakan salah satu bentuk nyata sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan warga.
“Sebagaimana kita ketahui, TMMD ini bertujuan membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kegiatan, baik sasaran fisik maupun nonfisik. Selain itu, TMMD juga menjadi sarana untuk semakin memantapkan Kemanunggalan TNI-Rakyat dalam rangka menyiapkan ruang, alat, dan kondisi juang yang tangguh bagi kepentingan pertahanan negara,” demikian amanat Pangdam I/BB yang dibacakan Irdam I/BB.
Pangdam juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Humbahas yang telah memberikan kepercayaan kepada TNI untuk ikut mempercepat program pembangunan daerah sebagai bagian dari pembangunan nasional.
“Penghargaan juga saya sampaikan kepada masyarakat serta seluruh Satgas TMMD ke-129 yang selama satu bulan telah bahu membahu melaksanakan berbagai kegiatan yang telah diprogramkan hingga akhirnya dapat diselesaikan dengan baik dan hasilnya dapat dirasakan bersama oleh masyarakat,” lanjutnya.
Pangdam turut mengapresiasi peran media cetak, online, dan elektronik yang telah memberitakan berbagai kegiatan TMMD ke-129 sehingga informasi mengenai program tersebut dapat diketahui masyarakat luas.
Menurutnya, publikasi kegiatan TMMD diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus mendorong pembangunan di daerah.
Penutupan TMMD ke-129 turut dihadiri Bupati Humbahas Dr. Oloan Paniaran Nababan, S.H., M.H., Staf Ahli Kodam I Bidang Ekonomi Kolonel Inf Lambok Sihotang, Sekda Kabupaten Humbahas Cristison Marbun, Danyon TP 955/HS Letkol Inf Samuel L. Simbolon, Pasiter Korem 023/KS Mayor Inf K. Nainggolan, serta jajaran TNI-Polri dan pemerintah daerah.
Hadir pula perwakilan Kejaksaan Negeri, para Danramil/Plt Danramil jajaran Kodim 0210/TU, Pgs Danki Kompi A 123 Rajawali Kapten Inf J. Simamora, Kapolsek Pakkat AKP J. Damanik, jajaran OPD Kabupaten Humbahas, kepala desa se-Kecamatan Pakkat, serta masyarakat Desa Sijarango.
Berakhirnya TMMD ke-129 di Desa Sijarango diharapkan tidak hanya meninggalkan hasil pembangunan, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Sinergi yang terbangun selama pelaksanaan TMMD diharapkan terus berlanjut sehingga hasil pembangunan dapat dijaga dan dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung aktivitas sosial maupun perekonomian warga.













