Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Bukan Sekadar Konser, Raffi Ahmad Siapkan IP Baru RANS untuk Gaet Wisatawan

Di balik rencana membuat festival berskala global, Founder RANS Entertainment itu tengah menyiapkan sebuah intellectual property (IP) baru yang diharapkan dapat menjadi aset bisnis sekaligus magnet pariwisata Indonesia.(Istimewa).
banner 120x600

Jakarta|| Radarpost.id

Raffi Ahmad tidak hanya melihat konser musik internasional sebagai sebuah pertunjukan. Di balik rencana membuat festival berskala global, Founder RANS Entertainment itu tengah menyiapkan sebuah intellectual property (IP) baru yang diharapkan dapat menjadi aset bisnis sekaligus magnet pariwisata Indonesia.

Raffi mengungkapkan proyek tersebut akan dibuat terpisah dari RANS Carnival. Festival itu dirancang sebagai wadah besar yang dapat mempertemukan pelaku industri hiburan, musisi internasional, masyarakat, hingga wisatawan dari berbagai negara.

“Ini yang tadi kita pernah bilang kita akan bikin yang seperti Coachella, maksudnya konser internasional, konser internasional,” ujar Raffi Ahmad di kawasan Panglima Polim, Jakarta Selatan, dikutip dari detikHot, Rabu (12/8/2026).

RANS Ingin Punya IP Event Sendiri

Rencana tersebut menjadi bagian dari strategi RANS Entertainment mengembangkan bisnis berbasis IP setelah tujuh tahun menjalankan berbagai lini usaha di industri hiburan.

Menurut Raffi, konser internasional yang dirancang RANS nantinya tidak berhenti sebagai event tahunan. Gelaran tersebut diharapkan memiliki identitas dan nilai komersial sendiri sehingga bisa dikembangkan menjadi IP jangka panjang.

Gagasan itu disebut telah mendapat respons positif dari mitra-mitra RANS.

Dengan pendekatan tersebut, festival musik bukan hanya menjadi tempat penonton membeli tiket dan menikmati pertunjukan. Event dapat berkembang menjadi ekosistem yang melibatkan sponsor, industri kreatif, pelaku UMKM, pariwisata, hingga berbagai bisnis pendukung lainnya.

Targetnya Bukan Hanya Penonton Indonesia

Raffi juga menempatkan faktor internasional sebagai salah satu tujuan utama proyek tersebut.

Ia ingin festival yang digagas RANS mampu mendatangkan masyarakat dari luar negeri ke Indonesia. Artinya, keberhasilan acara tidak hanya akan diukur dari jumlah penonton, tetapi juga dari kemampuannya menciptakan pergerakan ekonomi dan kunjungan wisatawan.

“Kita bikin wadah besar, event yang mendatangkan orang-orang internasional ke Indonesia. Itu impact-nya sangat luar biasa, berdampak ke seluruh masyarakat Indonesia,” kata Raffi.

Jika terealisasi, festival tersebut berpotensi menjadi salah satu bentuk pengembangan event tourism, yakni menjadikan acara berskala besar sebagai daya tarik wisata.

Tantangan Membawa Festival Indonesia ke Level Global

Ambisi membuat festival musik internasional tentu tidak berhenti pada menghadirkan artis luar negeri. RANS perlu membangun konsep yang memiliki karakter kuat agar festival tersebut mampu bersaing dengan berbagai festival musik global.

Selain line-up musisi, aspek produksi, lokasi, akses transportasi, pengalaman pengunjung, keamanan, hingga strategi promosi internasional menjadi faktor penting untuk membangun festival dengan daya tarik global.

Raffi sejauh ini belum mengungkapkan nama festival, lokasi penyelenggaraan, jadwal pelaksanaan, maupun daftar musisi yang akan tampil.

Namun, satu hal yang mulai terlihat adalah arah bisnisnya: RANS ingin mengubah sebuah festival musik menjadi IP yang dapat memiliki nilai ekonomi dan daya tarik internasional.

Bagi industri kreatif Indonesia, langkah tersebut juga menunjukkan semakin besarnya peluang menjadikan event dan hiburan bukan sekadar tontonan, melainkan aset bisnis yang dapat dikembangkan dalam jangka panjang.