Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Mohammad Hamzah Pimpin Askonas, Bidik Ekosistem Konstruksi Berdaya Saing

banner 120x600

Surabaya || Radarpost.id

Musyawarah Nasional (Munas) IV Asosiasi Kontraktor Nasional (Askonas) secara aklamasi memilih Mohammad Hamzah sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Askonas periode mendatang. Munas digelar di Hotel Santika Surabaya, Jumat (14/8/2026).

Munas IV Askonas dibuka Ketua Umum DPP Askonas sebelumnya, Sidik Pramono, dengan mengusung tema “Transformasi dan Sinergi Kontraktor Nasional Menuju Ekosistem Jasa Konstruksi yang Profesional, Digital, Hijau, dan Berdaya Saing untuk Indonesia Emas 2045”. Semangat yang diangkat yakni “Kontraktor Nasional Tangguh, Indonesia Maju”.

Sebanyak 18 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Askonas hadir secara langsung. Sementara DPD Askonas dari berbagai daerah lainnya mengikuti Munas secara daring.

Usai terpilih, Mohammad Hamzah menegaskan pentingnya memperkuat peran Askonas sebagai jembatan antara anggota dengan pemerintah, lembaga sertifikasi, perguruan tinggi, dan dunia industri.

Menurutnya, kolaborasi tersebut diperlukan untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing badan usaha konstruksi, termasuk kontraktor kecil dan menengah di berbagai daerah.

Hamzah juga menyoroti pentingnya transformasi digital dalam menghadapi perkembangan industri konstruksi. Pemanfaatan Building Information Modelling (BIM), sistem manajemen proyek, pengadaan elektronik, pemantauan berbasis data hingga kecerdasan buatan dinilai dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas.

Namun, ia mengingatkan transformasi digital harus dilakukan secara inklusif agar kontraktor kecil dan menengah tidak tertinggal. Pelatihan praktis, pendampingan, platform bersama, serta kemitraan teknologi menjadi langkah yang perlu diperkuat.

Selain digitalisasi, Askonas juga mendorong penerapan konstruksi hijau sebagai bagian dari investasi masa depan. Prinsip keberlanjutan dinilai harus diterapkan sejak perencanaan, pemilihan material, pelaksanaan proyek, penggunaan energi, pengelolaan limbah hingga pemeliharaan.

Munas IV Askonas diharapkan menjadi momentum konsolidasi dan pembaruan organisasi, sekaligus melahirkan program kerja yang konkret. Fokusnya meliputi peningkatan kompetensi, sertifikasi, digitalisasi, advokasi kebijakan, akses pembiayaan, keselamatan konstruksi, serta pembangunan berkelanjutan.

“Dari Surabaya, Askonas membawa semangat baru untuk menyatukan kekuatan kontraktor nasional. Dengan profesionalisme, teknologi, kepedulian terhadap lingkungan, dan sinergi yang kuat, kontraktor nasional dapat memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya Indonesia Emas 2045,” demikian semangat yang mengemuka dalam Munas IV Askonas.