Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Siti Zuhriyah dari Kota Depok Raih Juara 1 Lomba APE LPPTKA BKPRMI Tingkat Provinsi Jawa Barat

Depok || Radarpost.id

Prestasi membanggakan ditorehkan kontingen Kota Depok Siti Zuhriyah, S. Pd. dari TAAM Al Anwar Cipayung utusan LPPTKA BKPRMI Kota Depok, berhasil mengukir prestasi gemilang juara pertama Lomba Alat Peraga Edukatif (APE) Daur Ulang.

Pada ajang Gebyar Ustadz-ustadzah Nusantara (GUNTARA) pertama dan GEMA SAKINAH VI Tingkat Provinsi Jawa Barat, berhasil menyisihkan utusan dari berbagai Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, berlangsung pada Selasa (25/8/2026).

Kegiatan bergengsi yang diselenggarakan oleh LPPTKA-LPKS DPW BKPRMI Jawa Barat, yang dipusatkan di MAN 1 Garut, Jawa Barat, dihadiri peserta dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat. Kontingen asal Depok di dampingi ketua II Hj. Sumiyati, S.Pd. beserta Dirda LPTKA Bunda Urwati Wusqorini, M.Pd.

Kemenangan dalam kategori APE Daur Ulang ini menjadi bukti kreativitas dan inovasi para tenaga pendidik Al-Qur’an dari Kota Depok dalam memanfaatkan bahan-bahan bekas menjadi media pembelajaran yang menarik, edukatif, dan ramah lingkungan bagi para santri.

Selain perlombaan APE Daur Ulang, rangkaian acara GUNTARA I dan GEMA SAKINAH VI juga menghadirkan pelbagai cabang lomba Meliputi Tartil, Tahfidz, Cerdas Cermat, Storytelling, Kaligrafi, Menggambar, Micro Teaching, hingga Imla.

Kegiatan tersebut, bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kualitas ustadz dan ustadzah di seluruh wilayah Jawa Barat, yang sekaligus mengapresiasi, membina, dan mengasah kompetensi para pengajar TKA/TPA (guru ngaji) secara berkelanjutan dari tingkat Kecamatan, Kabupaten/Kota, hingga ke tingkat nasional.

Sekretaris Daerah DPW Jawa Barat, Drs. H. Saefulbahri, M.Si, dalam sambutannya menyampailan, bahwa acara Guntara I dan Gema Sakinah VI yang paling penting adalah nuansa silaturahmi.

Menurutnya, bagaimana kita membangun kebersamaan juga mengintrospeksi diri juga belajar dari program yang kita selenggarakan dengan mengajarkan kepada santri tentang Al Qur’an dan urusan juara adalah nomor kesekian.

Raihan trofi Juara 1 ini semakin mempertegas komitmen Kota Depok dalam melahirkan pengajar-pengajar Al-Qur’an yang tidak hanya unggul secara religius, tetapi juga inovatif dan terampil dalam menciptakan media pembelajaran yang berkualitas. (**).