Depok || Radarpost.id
Kejuaraan Nasional Pencak Silat Badan Narkotika Nasional (BNN) Cup 7 Tahun 2026 resmi berakhir di Gelanggang Olahraga (GOR) Kota Depok, Minggu (23/8/2026).
Puncak acara ditandai dengan upacara penyerahan penghargaan dan pengalungan medali yang dipimpin Kepala BNN Kota Depok, Kombes Pol. RM. Thohir Hendarsyah, didampingi Dedi Setiawan dan Ketua Panitia Luciana.
Perguruan SH Terate asal DKI Jakarta sukses keluar sebagai Juara Umum setelah mengoleksi 27 medali emas, 16 perak, dan 20 perunggu, sekaligus membawa pulang Piala Bergilir BNN Cup 7.
Perguruan Main Silat sebagai tuan rumah dari Kota Depok harus puas menempati posisi Juara Umum II dengan raihan 25 emas, 21 perak, dan 15 perunggu. Semenatat di posisi ketiga diraih Cileungsi Silat Academy dengan koleksi 15 emas, 2 perak, dan 3 perunggu.

Kejuaraan nasional yang berlangsung sejak 19 hingga 23 Agustus 2026 ini diikuti 2.282 atlet dari 195 kontingen dan perguruan silat yang berasal dari 16 provinsi di Indonesia.
Tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme besar terhadap ajang bergengsi yang menggabungkan prestasi olahraga dengan kampanye pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Direktur Utama PT Gosilat Indonesia Manajemen selaku penyelenggara, Dedi Setiawan, mengatakan penyelenggaraan BNN Cup 7 tahun ini mengalami peningkatan baik dari sisi kualitas pertandingan maupun jumlah peserta.

“Antusiasme peserta sangat luar biasa. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung sehingga kejuaraan ini berlangsung aman, tertib, dan sukses,” ujar Dedi.
Selain penghargaan juara umum, panitia juga menetapkan pesilat terbaik. Untuk kategori remaja putra diraih Al Azzam Nur Halin Permata Kurniawan dari Gending Jagad Buana, sedangkan kategori remaja putri diraih Raihana Agustini dari SH Terate.
Pada kategori dewasa, gelar pesilat terbaik putra diraih Mochamad Gabriel Hizballoh dari Pengcab IPSI Kota Depok, sementara pesilat terbaik putri disabet Fitri Ananda Ibrahim dari Perguruan Main Silat.

BNN Cup 7 juga memberikan penghargaan kepada Andriyanto dari Jawa Barat sebagai Wasit Terbaik, serta Achmad Budi Segara dari SMI Komda Sumatera Selatan sebagai Pelatih Favorit.
Kepala BNN Kota Depok, Kombes Pol. RM. Thohir Hendarsyah, menegaskan bahwa BNN Cup bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan sarana pembinaan karakter generasi muda agar disiplin, sportif, berprestasi, dan menjauhi penyalahgunaan narkoba.

“Melalui pencak silat sebagai warisan budaya bangsa, kami ingin memperkuat benteng generasi muda untuk mewujudkan Indonesia Bersinar atau Bersih Narkoba,” tegasnya.
Keberhasilan penyelenggaraan BNN Cup 7 2026 diharapkan semakin mendorong lahirnya atlet-atlet pencak silat berprestasi sekaligus memperkuat gerakan pencegahan narkoba melalui kegiatan olahraga yang positif di kalangan pelajar dan generasi muda. (**).












