Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Arya Saloka Kembali Belajar Iqro Demi Peran Ustaz Adam di Film Munafik: Melawan Iblis

(foto: istimewa).

Jakarta|| Radarpost.id

Memerankan tokoh pemuka agama tidak hanya menuntut kemampuan akting. Hal itu dirasakan Arya Saloka saat dipercaya menjadi Ustaz Adam dalam film horor religi Munafik: Melawan Iblis. Demi membuat karakter tersebut terasa meyakinkan, Arya kembali belajar membaca Iqro dan mendalami bacaan Al-Qur’an sebelum menjalani proses syuting.

Arya mengatakan, proses tersebut menjadi salah satu persiapan penting karena karakter Ustaz Adam digambarkan sebagai seorang pemuka agama sekaligus praktisi rukiah. Ia ingin lantunan ayat Al-Qur’an dalam adegan tidak terdengar sekadar sebagai bagian dari tuntutan akting.

“Memang kami belajar ulang dari Iqro, karena banyak obstacle dalam bacaan itu ya, baik itu panjang pendeknya, huruf-hurufnya dan sebagainya,” ujar Arya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (24/8/2026).

Persiapan Arya dimulai sejak dirinya bergabung dalam proyek yang merupakan remake dari film horor populer asal Malaysia tersebut. Ia terlebih dahulu menyaksikan film sebelumnya untuk memahami karakter Ustaz Adam, kemudian mengikuti proses reading bersama para pemain.

Namun, tantangan terbesar bagi Arya justru muncul ketika harus memahami aspek keagamaan yang melekat pada karakter tersebut. Ia belajar langsung bersama Ustaz Adi, mulai dari bacaan yang digunakan dalam adegan rukiah hingga memahami karakter seorang perukiah.

“Yang membuat saya deg-degan adalah bagaimana saya bisa mempelajari dan membaca ayat-ayat Al-Qur’an, tetapi proses itulah yang sangat menyenangkan,” tutur Arya.

Suara Ayat Al-Qur’an Direkam Saat Syuting

Keseriusan Arya dalam mempersiapkan karakter juga terlihat ketika proses produksi berlangsung. Adegan rukiah dalam Munafik: Melawan Iblis menggunakan lantunan ayat-ayat Al-Qur’an, dengan sebagian besar suara direkam secara langsung di lokasi syuting.

Hanya sejumlah bagian tertentu yang menjalani proses dubbing untuk menyesuaikan kebutuhan efek suara film.

Arya mengaku persiapan menghafal sejumlah ayat membuat dirinya lebih mudah berkonsentrasi ketika kamera mulai merekam. Dengan begitu, ia dapat mengarahkan perhatian pada emosi dan perjalanan batin Ustaz Adam tanpa terlalu terbebani persoalan teknis bacaan.

Dari sisi cerita, Munafik: Melawan Iblis tidak hanya mengandalkan teror supranatural. Film ini juga berupaya menghadirkan warna Indonesia melalui pendekatan sinematik dan unsur budaya lokal yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Produser Oswin Bonifanz mengatakan kedekatan cerita dengan penonton Indonesia menjadi salah satu perhatian dalam pengembangan film. Unsur lokal ditempatkan sebagai bagian dari cerita agar horor religi yang dihadirkan memiliki hubungan emosional dengan penonton Tanah Air.

Kisah Ustaz Adam Melawan Teror Iblis

Film ini berpusat pada Ustaz Adam yang memilih berhenti melakukan rukiah setelah kehilangan sang istri. Kehidupannya kemudian berubah ketika ia berusaha menyelamatkan seorang perempuan bernama Fitri.

Keputusan tersebut membawa Adam kembali berhadapan dengan teror iblis dan berbagai kejadian supranatural yang menguji keyakinannya.

Bagi Arya Saloka, judul Munafik: Melawan Iblis juga menyimpan makna yang lebih luas. Menurutnya, kemunafikan tidak selalu berkaitan dengan persoalan besar, tetapi dapat muncul dalam kehidupan sehari-hari ketika perkataan dan perbuatan seseorang tidak berjalan beriringan.

Melalui karakter Ustaz Adam, Arya berharap film tersebut tidak hanya memberikan ketegangan kepada penonton, tetapi juga menghadirkan ruang untuk melakukan refleksi terhadap diri sendiri.

Munafik: Melawan Iblis dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 3 September 2026. Film ini menawarkan perpaduan horor religi, budaya lokal, dan drama psikologis melalui perjalanan Ustaz Adam menghadapi teror sekaligus pergulatan batinnya.

Bagi Arya, proses mendalami Ustaz Adam menjadi pengalaman berbeda karena ia tidak hanya dituntut memahami karakter secara emosional, tetapi juga mempelajari aspek keagamaan yang menjadi bagian penting dari identitas tokoh tersebut.