Prajurit Gagak Hitam turun langsung ke sejumlah titik di wilayah binaan teritorial Yonarhanud 10/ABC, kawasan Pesanggrahan dan sekitarnya. Penyiraman dilakukan untuk mengurangi debu yang beterbangan sekaligus membantu menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Debu vulkanik yang mengering di permukaan jalan dapat kembali beterbangan ketika dilalui kendaraan. Selain mengganggu jarak pandang, kondisi tersebut juga berpotensi mengganggu saluran pernapasan warga, terutama anak-anak dan lanjut usia.
Dengan menggunakan armada Water Tank, personel Yonarhanud 10/ABC melakukan penyemprotan secara bertahap di ruas-ruas jalan yang terdampak. Kegiatan dilakukan sebagai bentuk respons cepat satuan terhadap kondisi masyarakat di wilayah binaannya.
Komandan Yonarhanud 10/ABC mengatakan, kehadiran prajurit di tengah masyarakat merupakan bagian dari tugas pengabdian.
“Ketika masyarakat menghadapi kesulitan akibat bencana alam, prajurit harus hadir dan membantu. Ini merupakan bagian dari pengabdian kami kepada masyarakat,” ujarnya.
Aksi tersebut mendapat apresiasi dari warga. Selain membantu mengurangi debu vulkanik di jalan, kehadiran prajurit juga memberikan rasa aman kepada masyarakat yang tetap menjalankan aktivitas di tengah kondisi lingkungan yang terdampak.
Melalui kegiatan tersebut, Yonarhanud 10/ABC menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat, khususnya dalam menghadapi kondisi darurat dan bencana.












