Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Tasyakuran Milad BKPRMI ke-49 Kota Depok: Meneguhkan Peran Pemuda Masjid Tumbuh dan Bermanfaat

Depok || Radarpost.id

Memasuki usia ke-49 tahun, keberadaan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Depok terus menunjukkan eksistensinya sebagai garda terdepan dalam membina moral generasi muda dan memakmurkan rumah ibadah.

Momentum hari jadi ini tidak hanya dirayakan sebagai seremoni tahunan, Milad BKPRMI ke-49 Kota Depok menggelar Tasyakuran dan Seminar Kepemudaan, yang berlangsung di Aula Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok, pada Minggu (13/9/2026).

Mengusung tema “Menjadi Pemuda yang Beriman, Bertumbuh dan Bermanfaat, dengan ‘Menjujung Tinggi Moralitas dan Profesionalitas Menuju BKPRMI Depok menjadi Rujukan Nasional’.

Sekretaris Umum DPD BKPRMI Kota Depok H. Hendra Saputra, M.Si mengatakan, peringatan tahun ini dirancang secara komprehensif melalui ragam kegiatan yang menyentuh langsung aspek keagamaan, sosial kemasyarakatan, hingga pengembangan kreativitas kader.

Ini menurutnya, menjadi refleksi atas konsistensi pengabdian panjang organisasi dalam merawat syiar Islam serta memperkuat ketahanan sosial umat, khususnya di tengah dinamika zaman yang terus bergerak cepat.

“Alhamdulillah, hari ini kita mengadakan tasyakuran, iya kita juga ada Seminar kepemudaan mendatangkan Nara sumber yaitu Ustad Nanang Jahidin, beliau sebagai Direktur LPSDM DPP BKPRMI,” kata Sekum Hendra, kepada media radarpost.id, Minggu (13/9/2026).

“Selain tasyakuran kita juga adakan lomba nasi tumpeng, ada doorprize dan nasi tumpeng kita makan bersama dengan suasana hangat bagi seluruh anggota BKPRMI Kota Depok,” tambahnya.

Sekum juga menambahkan, ada beragam rangkaian kegiatan dalam semarak milad ini diawali dengan suksesnya penyelenggaraan seperti kaderisasi pelatihan LMD, pelatihan managemen dakwah, perlombaan senam SKJ, edukasi kesehatan, edukasi parenking dan lomba mewarnai dan menggambar bagi anak anak.

“Gerakan nyata di tengah masyarakat juga diwujudkan melalui aksi bersih-bersih di masjid dan mushola yang sudah dijadwalkan. Kita juga sudah mengadakan wibinar yang didukung oleh Kadisdik Kota Depok,” ungkap Hendra.

Menurutnya, ini sebuah aksi kolaboratif yang turut melibatkan partisipasi publik melalui platform digital resmi DPD BKPRMI dan LPKS Kota Depok.

Tak kalah menarik, BKPRMI Juara 1 Lomba gebyar ustadz ustazah nusantara (Guntara) tingkat Jawa Barat lomba di Bidang lomba APE Daur Ulang mengalahkan 29 Kabupaten/Kota. Dimenangkan oleh ibu Siti Zuhriyah, S. Pd.

Kemudian reativitas generasi muda diasah melalui pelatihan barista bagi generasi muda remaja masjid. Seluruh rangkaian panjang tersebut nantinya akan bermuara pada Puncak Milad BKPRMI Ke-49 yang rencananya dihelat pada 27 September 2026 mendatang.

“Acara puncak ini akan diisi dengan khidmat melalui kegiatan Fun Wark, di Alun-alun GDC Kota Depok, seluruh warga BKPRMI, warga masyarakat dan mengajak remaja back too masjid, dan nanti acaranya sangat luar biasa ada cek kesehatan, hiburan dan kembali kita akan doorprize,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua MPD BKPRMI Kota Depok H. Gunawan mengatakan, momentum milad, ia ingin Mendorong penguatan kapasitas organisasi di Kota Depok, menyongsong generasi unggul melalui momentum Milad ke-49 ini, BKPRMI Kota Depok.

Ini membuktikan bahwa masjid bukan hanya tempat untuk menunaikan ibadah mahdhah, tetapi juga pusat pemberdayaan umat yang solutif dan progresif.

Di tengah tantangan zaman yang kian kompleks, kiprah pemuda dan remaja masjid dituntut untuk terus bertransformasi menghadirkan energi positif, merawat persatuan, dan menjadi motor penggerak peradaban demi melahirkan generasi unggul yang siap menyongsong visi besar Indonesia Emas 2045.

Semangat kebersamaan dan pengabdian tersebut tampak nyata melalui langkah strategis yang diambil oleh Dewan Pengurus Daerah (DPD) BKPRMI Kota Depok.

“Kami berharap semangat para remaja masjid tetap terjaga di tengah tantangan globalisasi dan derasnya pengaruh dari luar yang dapat memengaruhi karakter generasi muda. Karena itu, pembinaan dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan pemuda dan remaja masjid,” ucapnya.

Menurut H. Gunawan, keterlibatan aktif pemuda masjid diharapkan tidak hanya memperkuat kegiatan keagamaan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Pemuda masjid perlu menjadi bagian dari berbagai kegiatan sosial dan pembinaan generasi sehingga keberadaannya memberikan manfaat yang lebih luas,” tutur Gunawan.

Ia menambahkan, penguatan peran pemuda dan remaja masjid sejalan dengan upaya BKPRMI dalam membangun generasi muda yang memiliki karakter, pengetahuan keagamaan, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.

“Dengan demikian, peran BKPRMI diharapkan turut mendukung terwujudnya Kalimantan Tengah yang berkah, maju, dan sejahtera,” pungkasnya. (**).