Rafarpost.id | Jakarta –
PT PLN (Persero) Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali) menghadirkan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) bertajuk Air Bersih untuk Kehidupan Masyarakat di Bogor. Program air bersih ini diadakan di Desa Singajaya, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, program ini bertujuan meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih, fasilitas sanitasi, dan listrik untuk menunjang kualitas hidup sehari-hari.
Sebelum program dilaksanakan, sebagian masyarakat belum memiliki akses terhadap sumber air bersih sehingga harus membeli air secara rutin dengan biaya yang tidak sedikit. Kondisi serupa juga dihadapi lingkungan sekolah yang hanya memiliki dua unit mandi, cuci, kakus (MCK), sehingga membutuhkan fasilitas sanitasi yang lebih memadai.
Melalui program ini, PLN UIP2B Jamali membangun dua sumur bor di dua lokasi, menyediakan dua unit MCK di sekolah, serta menghadirkan sambungan listrik baru pada dua titik. Berbagai intervensi tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat dan nyaman.
General Manager PLN UIP2B Jamali, Munawwar Furqan, menyampaikan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat merupakan bagian penting dari upaya menghadirkan manfaat kehadiran PLN di tengah masyarakat.
“Air bersih dan sanitasi yang layak merupakan kebutuhan mendasar yang berpengaruh terhadap kualitas hidup. Kami berharap fasilitas yang dihadirkan melalui program ini dapat dimanfaatkan secara optimal, dirawat bersama, dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang,” ujar Munawwar.
Dari sisi pendidikan, tersedianya fasilitas sanitasi yang lebih memadai diharapkan dapat mendukung kenyamanan siswa dan tenaga pendidik dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar. Akses terhadap air bersih juga menjadi bagian penting dalam membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah.
Ade Hidayat selaku Kepala Sekolah MI Hidayatul Falah menyampaikan apresiasinya atas hadirnya tambahan fasilitas MCK di sekolahnya. Ia berharap keberadaan sarana sanitasi yang lebih layak dapat mendukung aktivitas sekolah dan meningkatkan kesadaran seluruh warga sekolah akan pentingnya kebersihan.
“Alhamdulillah, manfaat program ini sangat dirasakan oleh para siswa. Dengan jumlah siswa yang cukup banyak, sebelumnya hanya tersedia dua unit MCK untuk digunakan siswa laki-laki dan perempuan sehingga fasilitas yang ada belum memadai. Kini, masing-masing sudah memiliki dua unit MCK, sehingga kebutuhan sanitasi siswa dapat lebih terlayani dengan lebih baik dan aktivitas di sekolah menjadi lebih nyaman,” ungkap Ade Hidayat.
Bagi masyarakat, ketersediaan sumber air bersih diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada pembelian air serta membantu meringankan pengeluaran rumah tangga. Kehadiran fasilitas baru ini juga membuka peluang bagi warga untuk mengelola dan menjaga sumber air secara bersama-sama agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Salah seorang warga penerima manfaat, Rohimah mengungkapkan rasa syukurnya atas hadirnya akses air bersih yang lebih dekat dengan kebutuhan sehari-hari. Ia berharap fasilitas tersebut dapat terus dimanfaatkan dan dijaga bersama sehingga membantu memenuhi kebutuhan keluarga.
“Terima kasih banyak kepada PT PLN (Persero) atas bantuan sumur bor ini. Sebelumnya kami sungguh repot sekali jika sumur kami sedang kekeringan, kami harus membeli air untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkap Rohimah.
Melalui program TJSL ini, PLN UIP2B Jamali berupaya menghadirkan manfaat yang tidak hanya dirasakan melalui penyediaan infrastruktur, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas hidup, kesehatan lingkungan, dan kenyamanan kegiatan pendidikan. Kolaborasi serta partisipasi masyarakat menjadi bagian penting agar fasilitas yang tersedia dapat terpelihara dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.












