Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Sekjen WCA Mr. Rasip Isnin: Puji Perkembangan Panjat Tebing Kota Depok, Pentingnya Perhatian pada Atlet Tingkat Grassroots

Asia Secretary General of World Climbing Asia, Mr. Rasip Isnin dari Singapura, kedua kanan) bersama Ketua Harian FPTI Kota Depok Veni Apriola dan Bendahara FPTI Puspita Dewi Maharani, ST, foto bersama di lapangan panjat tebing Kukusan Beji, Kota Depok, Selasa (27/10/2026). (foto.adm).

Depok || Radarpost.id

Perkembangan olahraga panjat tebing di Indonesia dinilai berada di jalur yang sangat positif, terutama dengan dimulainya berbagai kejuaraan hingga tingkat akar rumput (grassroots), pembinaan para atlet panjat tebing usia dini.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Secretary General of World Climbing Asia, Mr. Rasip Isnin, di acara penyerahan hibah sarana dan prasarana latihan lengkap dari Komunitas panjat tebing Grade Kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok, pada Selasa (27/10/2026).

Acara ini dihadiri langsung oleh tokoh penting Asia Secretary General of World Climbing Asia, Mr. Rasip Isnin dari Singapura, FPTI Pusat dan FPTI Jawa Barat, Kadisporyata, KONI, dan Ketua Grade Kukusan Kota Depok Jarot.

Mr. Rasip Isnin, menyampaikan apresiasi mendalam kepada para ibu, bapak, dan seluruh panitia yang telah mengundangnya serta menyambut kedatangannya dengan hangat.

Menurut Mr. Rasip, pembinaan dari tingkat bawah merupakan fondasi yang sangat krusial. Pasalnya, masih banyak sarana dan prasarana penunjang (support) yang diperlukan untuk memajukan prestasi olahraga di Indonesia agar terus berkembang.

Kehadiran fasilitas olahraga yang memadai dinilai menjadi fondasi krusial dalam menjaring dan membina bibit-bibit muda potensial. Depok Siap Lahirkan Atlet Berprestasi Dunia!

Mr. Rasip, mengatakan cabang olahraga panjat tebing tanah air telah menorehkan prestasi hingga level yang tinggi.

“Saya rasa ini satu permulaan yang baik karena di bagian peringkat grassroots itu masih perlukan banyak support, dan support seperti ini memang penting untuk memajukan lagi sukan [olahraga],” ucap Mr. Rasip, kepada radarpost.id, Selasa (27/10/2026).

“Jadi, sukan panjat tebing sejak lama di Indonesia sudah sampai ke peringkat yang tinggi, jadi yang di bawah ini jangan dilupakan,” ujar Rasip.

Ketika disinggung mengenai potensi Kota Depok, Jawa Barat, Rasip, optimis bahwa wilayah ini mampu mengambil peran strategis sebagai pelopor pembinaan olahraga panjat tebing di tingkat lokal.

“Saya rasa Kota Depok sebagai pemula, dia akan jadi leader untuk memulakan acara di desa-desa. Saya rasa ini satu usaha yang memang-memang baiklah,” tambahnya.

Rasip, mengungkapkan rasa kagumnya terhadap semangat masyarakat Kota Depok. Menurutnya, fokus pembangunan dan performa tinggi tidak hanya terletak di Kota-Kota besar, melainkan bersemi dari inisiatif di masyarakat bawah seperti di Kelurahan ini.

“Yang di grassroots ini, ini yang penting. Jadi saya sendiri rasa, saya harus hadir,” ujar beliau penuh antusias saat menceritakan perjalanannya memenuhi undangan masyarakat Indonesia.

Ke depan, Rasip berharap ekosistem olahraga panjat tebing di Indonesia dapat merangkul lebih banyak partisipasi masyarakat luas. Bukan sekadar berorientasi pada perolehan medali semata, tetapi juga sebagai wadah gaya hidup aktif bagi masyarakat.

“Kalau di Indonesia memang mereka sudah excellent kan. Jadi harapannya lebih ramai dapat hadiri, dapat sama-sama di sukan panjat tebing, walaupun bukan untuk menang medali, tapi untuk beraktivitas di dalam sukan panjat tebing,” pungkasnya. (**).