Kota Depok || Radarpost.id
Puncak Peringatan Hari Sumpah Pemuda digelar Walikota Depok, Dr.H. Supian Suri pimpin upacara di lapangan komplek Balaikota Depok, pada Rabu (28/10/2026), sekaligus penutupan rangkaian acara Depok Youth Festival (DYF) 2026 sukses digelar di Kota Depok.
Momentum ini menjadi wadah konsolidasi penting untuk membakar semangat anak muda agar terus berkontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di Kota Depok.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Depok, Tommy Wibawa Mukti Sitorus menyampaikan, bahwa rangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama Depok Youth Festival diharapkan mampu menjadi bekal berharga bagi seluruh pemuda.
Tommy menuturkan, bahwa tujuannya agar generasi muda memiliki kepedulian tinggi, kecintaan mendalam terhadap kota tempat tinggalnya, serta senantiasa berorientasi pada peningkatan kualitas diri.
“Harapannya, apa yang telah dilakukan dalam rangkaian Hari Sumpah Pemuda melalui Depok Youth Festival ini menjadi bekal yang cukup bagi seluruh pihak untuk sama-sama mencintai Kota Depok,” ujar Tommy kepada radarpost.id, Rabu (28/10/2026)..

Strategi Dongkrak Indeks Pembangunan Pemuda, Tommy mengatakan, guna mewujudkan target ambisius menjadikan Kota Depok sebagai peringkat pertama dalam Indeks Pembangunan Pemuda se-Jawa Barat di bawah kepemimpinan Wali Kota Supian Suri, mengandalkan sejumlah langkah strategis konkret.
Menurut Tommy, salah satu program unggulan yang disorot adalah alokasi Dana Pemuda sebesar Rp10 juta di setiap Rukun Warga (RW). Melalui program ini, peserta Sembilan Program Kepemudaan (Sespim) didorong untuk menjadi mitra aktif bagi lurah dalam mengoordinasikan serapan anggaran.
“Anggaran itu tidak hanya bersifat seremonial, tetapi difokuskan untuk menyuguhkan data, masukan program yang tepat sasaran, serta berdampak langsung pada peningkatan IPP Pemuda di tingkat Kelurahan dan RW,” ungkapnya.
Selain itu, Tommy juga ingin mendorong Pemerintah pembentukan Peraturan Wali Kota (Perwal) turunan dari Perda Kepemudaan.

Perwal ini dimaksudkan untuk dirancang untuk mengatur Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Pemuda serta mengoordinasikan strategi lintas sektor antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar program kepemudaan berjalan secara sistematis dengan target capaian yang jelas.
“Iya kami optimisme Kota Depok untuk meraih peringkat pertama se-Jawa Barat dinilai bukan sekadar angan-angan,” harap Tommy.
Pasalnya, kebijakan pengalokasian anggaran kepemudaan di tingkat RW diyakini sebagai satu-satunya yang ada di Jawa Barat dan lahir dari intervensi program langsung Wali Kota Depok.

“Terima kasih pak Wali, pak Wakil, Kadisporyata dan jajarannya telah membersamai dengan kita. dan seluruh teman-teman KNPI, teman dari OKP serta seluruh panitia, yang telah bekerja keras mewujudkan kegiatan ini,” ungkap Tommy.
Sementara itu Ketua Karang Taruna Kota Depok H. Irwan Nurwanto mengungkapkan Ke depannya, para pemuda Kota Depok diharapkan semakin solid, maju, dan terus mengambil peran terdepan dalam pembangunan daerah.
“Peringatan Sumpah Pemuda tahun ini menjadi tonggak sejarah baru bahwa pemuda Depok siap berdiri di garis depan kemajuan Kota Depok,” pungkasnya. (**).












