Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Satria Mulia Kritik Rekan Artis yang Tak Dukung Nikita Mirzani: “Jangan Cuma Ramai di Acara Film!”

banner 120x600

|| JAKARTA || RADAR POST.ID || 

Aktor dan sahabat dekat Nikita Mirzani, Satria Mulia, menyuarakan kekecewaannya terhadap rekan-rekan artis yang dinilainya tidak menunjukkan dukungan terhadap Nikita di tengah kasus hukum yang sedang dihadapinya. Dalam sebuah pernyataan emosional, Satria menegaskan bahwa saat ini justru waktu yang paling penting untuk menunjukkan solidaritas dan kepedulian.

“Kemana semua? Teman-teman Nikita pada ke mana? Waktu ada acara pemutaran film Luna Maya kalian rame-rame dateng. Tapi sekarang, pas Niki lagi butuh dukungan, kalian pada sibuk,” ujar Satria.

Ia menilai bahwa banyak publik figur yang lebih memilih tampil di acara glamor dibanding hadir untuk memberi semangat kepada Nikita, seorang ibu dari tiga anak yang tengah menghadapi masa sulit.

“Katanya temenan, sering ketemu, nongol bareng di acara entertain. Tapi giliran begini malah nggak ada. Kasihan itu anaknya Niki, tiga loh. Nggak ada yang dampingi ibunya,” ucapnya.

Satria bahkan menyindir langsung artis-artis yang dulu kerap tampil di layar bersama Nikita, namun kini justru menghilang. Ia pun mengingatkan bahwa pada tanggal 24 Juni nanti akan ada sidang penting, dan berharap para rekan artis hadir untuk memberikan dukungan langsung.

“Awas ya Senin tanggal 24 kalau kalian nggak datang! Ini bukan soal pencitraan. Ini soal rasa syukur dan kemanusiaan. Datang, tunjukkan empati kalian kepada seorang ibu,” tegasnya.

Satria juga menyampaikan bahwa dalam situasi seperti ini, dukungan moral lebih penting daripada basa-basi. Ia bahkan rela hadir meski harus mengorbankan waktu dan tenaga.

“Kemarin aja gue datang ke acara film, walaupun rame sendiri. Biarin. Yang penting gue hadir. Ada beberapa temen dari Aceh juga datang buat dukung Niki. Masa kalian yang deket malah nggak peduli?” pungkasnya.

Satria berharap kasus antara Nikita Mirzani dan pihak lawan, termasuk Dr. Reza dan Gladys, bisa diselesaikan secara damai demi kebaikan semua pihak, terutama anak-anak.