Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Festival Ciliwung 2025 Digelar Sebagai Upaya Percepatan Pemulihan Ekosistem Sungai

banner 120x600

Depok || Radarpost.id

Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) Gelar Festival Ciliwung 2025 di Dermaga Ciliwung Depok melalui Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup, Rasio Ridho Sani mengatakan, Festival Ciliwung 2025 digelar sebagai upaya percepatan pemulihan ekosistem sungai.

“Jadi hari ini kita melaksanakan acara festival Sungai Ciliwung melalui berbagai macam rangkaian acara. Tujuan kita adalah bagaimana bersama-sama kita mendorong upaya percepatan, pemulihan Sungai Ciliwung ini dengan menggunakan pendekatan dan dukungan pentahelix,” katanya, Minggu (10/8/2025).

Rasio menyebut upaya ini melibatkan banyak pihak. Mulai dari kementerian, lembaga, pemerintah daerah juga masyarakat. Kementerian mempercayai upaya percepatan, pemulihan ekosistem Sungai Ciliwung dapat dilakukan lebih cepat dan juga optimal.

Saat menyusuri sungai, Rasio menyampaikan adanya pembicaraan untuk pemulihan ekosistem. Pemulihan ekosistem Sungai Ciliwung dilakukan dengan upaya pendekatan dan melibatkan unsur pentahelix.

“Jadi kita melibatkan berbagai kementerian dan lembaga, melibatkan masyarakat, melibatkan dunia usaha dan demisi,” ujarnya.

Dia percaya dengan adanya kolaborasi dari berbagai kementerian, lembaga, dan juga masyarakat maka dapat terwujud lebih cepat.

“Maka upaya-upaya percepatan, pemulihan ekosistem Sungai Ciliwung ini dapat kita lakukan lebih cepat dan juga lebih optimal lagi,” tukasnya.

Menurutnya, keberadaan Sungai Ciliwung sangat penting dan strategis karena melintasi dua wilayah Jawa Barat dan Jakarta. Selain itu, peranan Sungai Ciliwung juga sangat penting untuk sumber daya air dan pengendalian banjir.

“Untuk menjaga ekosistem biodiversitas yang ada di sungai baik di Provinsi Jawa Barat maupun di Jakarta. Jadi langkah-langkah ini harus kita lakukan bersama,” tambahnya.

Peranan Sungai Ciliwung juga sangat penting untuk sumber daya air dan pengendalian banjir.

“Untuk menjaga ekosistem biodiversitas yang ada di sungai baik di Provinsi Jawa Barat maupun di Jakarta. Jadi langkah-langkah ini harus kita lakukan bersama-sama,” tukasnya.

Di lokasi sama, Wakil Walikota Depok, Candra Rahmansyah mengapresiasi langkah banyak pihak dalam upaya pelestarian lingkungan. Dia menuturkan, agar Pemerintah Kota Depok dapat melanjutkan kolaborasi ini.

“Terima kasih kepada KLHK, Kementerian PU, Pertamina, dan PGN yang telah memberi aksi nyata bagi pelestarian lingkungan di Depok dan Ciliwung. Program ini sudah berjalan sejak tahun lalu dan hasilnya terlihat nyata dari 2024 ke 2025. Pemkot Depok siap melanjutkan kolaborasi ini,” katanya.

Candra menekankan,tujuan utama bukan hanya mengembalikan fungsi ekologis, tetapi juga menjadikan Ciliwung sebagai sungai multifungsi yang bermanfaat bagi lingkungan, sosial, dan ekonomi masyarakat. Dengan komitmen bersama, Ciliwung berpotensi kembali menjadi sungai yang sehat, lestari.

Festival Sungai Ciliwung 2025 menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menggerakkan perubahan positif bagi sungai strategis nasional. (**).