Depok || Radarpost.id
Suasana meriah menyelimuti halaman Unit Pelaksana Teknis (UPT) tempat Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, di kawasan Jl. H.Muhari Jl. Raya Kp. Sawah, Jatimulya, Kec. Cilodong, Kota Depok, pada Jumat-Sabtu (15–16/8/2025).
Selama dua hari penuh, puluhan pegawai ASN dan tenaga lainnya mengikuti perlombaan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kepala Tata Usaha (TU) UPT PKB Dishub Kota Depok Rusmiati menjelaskan bahwa perlombaan ini diikuti sekitar 30 peserta 19 pasang putra dan putri. Setiap pasang yang laki laki memakai daster, mengikuti berbagai cabang lomba yang telah disiapkan panitia, seperti turnamen bulutangkis, tenis meja dan lomba agustusan.

“Ada 19 pasang, Salah satu yang paling menarik perhatian adalah lomba bulutangkis khusus peserta laki-laki, tapi mereka harus bermain sambil mengenakan daster. Suasananya benar-benar mengundang tawa sekaligus mempererat kebersamaan,” ungkap Rosmiati sambil tersenyum.
Panitia menegaskan bahwa seluruh perlombaan digelar secara fair tanpa intervensi atau kecurangan. Penilaian dilakukan apa adanya, sehingga peserta tidak perlu khawatir dengan proses penjurian.
“Mari kita memaknai semangat kemerdekaan ini sebagai dorongan untuk meningkatkan kinerja yang kuat akan menjadi bekal bagi tercapainya depok maju bersama,” tambahnya.

Selain lomba fisik, ada pula lomba kebersihan, kerapihan, dan keindahan ruangan yang diikuti oleh pegawai kantor. Akan menilai aktivitas dan kondisi kebersihan dan estetika mereka.
“Melalui lomba-lomba ini, kami ingin menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat. Momen HUT RI ini adalah saat yang tepat untuk menguatkan rasa kebersamaan. Dari kita, untuk kita,” tutur Rosmiati.
Salah pegawai UPT PKB Dishub Kota Depok Iskandar mengatakan, kegiatan yang menjadi agenda tahunan ini diinisiasi langsung teman teman UPT sebagai bentuk semangat kebersamaan, sportivitas, dan jiwa nasionalisme para insan Dishub.

Iskandar mengatakan bahwa, momen peringatan HUT RI harus dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi antar pegawai, sekaligus membangkitkan semangat kemerdekaan.
“Kegiatan ini hanya sekadar lomba, tetapi juga ajang kebersamaan. Semoga semua teman teman merasakan manfaatnya, semua pegawai ikut merasakan kesenangan bersama,” tutupnya. (**).













