Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Dilema Generasi Muda: Antara Ambisi dan Bakti, Rapi Films Rilis Trailer Film “Yang Lain Boleh Hilang”, Asal Kau Jangan”

Industri perfilman Tanah Air kembali menghadirkan drama keluarga yang menyentuh. Rapi Films resmi merilis trailer dan poster film terbaru berjudul “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan” dalam acara press conference di Plaza Senayan, Jakarta, Senin (13/4/2026). ( Istimewa)
banner 120x600

Jakarta|| Radarpost.id

Industri perfilman Tanah Air kembali menghadirkan drama keluarga yang menyentuh. Rapi Films resmi merilis trailer dan poster film terbaru berjudul “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan” dalam acara press conference di Plaza Senayan, Jakarta, Senin (13/4/2026).

Film hasil kolaborasi Rapi Films bersama Screenplay Films dan Vortera Studios ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop mulai 13 Mei 2026.

Disutradarai oleh Kuntz Agus dan ditulis oleh penulis skenario kawakan Alim Sudio, film ini mengangkat kisah emosional tentang keluarga, memori, dan dilema generasi muda dalam menyeimbangkan ambisi dan tanggung jawab terhadap orang tua.

Kisah Anak Sulung di Persimpangan Hidup

Film ini berfokus pada karakter Kesha (Yasmin Napper), seorang mahasiswi tingkat akhir jurusan film yang tengah berada di fase penting dalam hidupnya. Di satu sisi, ia ingin mandiri dan mengejar mimpi. Namun di sisi lain, kondisi keluarga menuntut kehadirannya.

Kesha memiliki dua saudara, Kenya (Sofia Shireen) yang berprestasi dan Karlo (Jordan Omar), si bungsu yang membutuhkan perhatian lebih. Konflik keluarga semakin kompleks ketika sang ibu, Yuke Yolanda (Lulu Tobing), mulai mengalami gangguan ingatan.

Penyakit yang diderita Yuke membuatnya perlahan melupakan banyak hal penting, mulai dari momen keluarga hingga identitas anak-anaknya sendiri. Situasi ini mengubah dinamika keluarga yang sebelumnya hangat menjadi penuh tekanan emosional.

Dilema: Mengejar Mimpi atau Menjaga Keluarga

Di tengah kesibukan menyelesaikan tugas akhir, Kesha dihadapkan pada pilihan sulit: tetap fokus mengejar masa depan atau kembali pulang untuk merawat ibunya sebelum semuanya terlambat.

Konflik tersebut menjadi benang merah cerita yang dekat dengan realita generasi muda saat ini, terutama mereka yang sedang berada di fase transisi menuju dewasa.

Yasmin Napper mengungkapkan, karakter Kesha memberinya perspektif baru tentang peran anak dalam keluarga.

“Setiap orang yang mulai memiliki dunianya sendiri pasti akan mengalami titik di mana ia sadar kalau momen bersama keluarga tidak abadi. Melalui Kesha, aku belajar bahwa menjadi anak sulung bukan hanya soal mengalah, tapi juga menjaga memori saat semua mulai rapuh,” ujarnya.

Angkat Keresahan Gen Z

Penulis skenario Alim Sudio menjelaskan bahwa cerita ini memang dirancang untuk merepresentasikan kegelisahan generasi muda.

PMenurutnya, masa kuliah sering kali menjadi periode paling sibuk, di mana ambisi mengejar masa depan justru membuat hubungan keluarga terasa terabaikan.

“Lewat karakter Kesha, kita melihat bagaimana dinamika keluarga bisa menjadi cermin bagi banyak anak muda. Sampai akhirnya ia menyadari, di tengah semua pencapaian, keluarga adalah hal yang paling abadi,” kata Alim.



Pesan Hangat tentang Kenangan
Sutradara Kuntz Agus menambahkan, film ini ingin mengajak penonton merenungkan kembali arti kenangan dan kebersamaan.

“Ketika memori mulai memudar, kita baru sadar betapa berharganya setiap momen. Film ini tentang bagaimana keluarga berjuang menjaga kenangan itu tetap hidup,” jelasnya.

Tayang 13 Mei 2026
“Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan” menghadirkan drama yang relevan dengan kehidupan banyak orang, khususnya generasi muda yang tengah berjuang meraih mimpi tanpa melupakan keluarga.

Film ini dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 13 Mei 2026.
Pesan yang diusung pun sederhana namun kuat: dalam hidup, mungkin ada banyak hal yang bisa hilang—kesempatan, nilai, bahkan mimpi.

Namun, jangan sampai kita hilang dari hati dan ingatan orang yang paling kita cintai, terutama seorang ibu.