Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Gaya Hidup Sehari-Hari Ala Naput Content Creator Muda Multitalenta yang Penuh Kejutan

Raden Roro Nabila Putri Setyo, atau yang akrab disapa Naput

Depok || Radarpost.id

Perjalanan hidup seorang kreator konten muda selalu menyimpan cerita unik di baliknya. Hal inilah yang tercermin dari sosok Raden Roro Nabila Putri Setyo, atau yang akrab disapa Naput, tentu sudah tidak asing lagi bagi para pengguna media sosial.

Mahasiswi semester tiga jurusan Psikologi di Universitas Gunadarma ini berhasil memikat hati jutaan pengikut di berbagai platform media sosial seperti Instagram dan TikTok dan ratusan ribu subscriber di YouTube, di usianya yang baru menginjak 20 tahun.

Lahir dari pasangan Sang Ayah Agung dan Ibu Hesti, naput memulai perjalanannya dari hobi masa kecil yang sederhana. Anak pertama dari dua bersaudara ini membagikan perjalanan karier dan hobinya yang terbilang unik dan menarik.

Berawal dari kegemaran mewarnai sejak kecil dan sempat aktif di olahraga basket, kini naput menemukan ruang berekspresi melalui dunia kreator konten.
“Awalnya hobi mewarnai, terus pindah ke basket, sampai akhirnya sekarang ketagihan main sosmed,” ungkap mahasiswi berusia 20 tahun tersebut saat diwawancarai, usai menyaksikan gelaran semarak Depok Youth Festival 2026, pada Sabtu malam Minggu (24/10/2026) di Depok Open Space.

Kini, katanya, akun media sosial milik naput telah berkembang pesat. Di Instagram, ia telah memikat lebih dari 700 ribu pengikut. Angka yang tak kalah fantastis terlihat di TikTok yang menembus lebih dari 1 juta pengikut, serta saluran YouTube-nya yang menembus angka 139 ribu subscribers.

Menurutnya, konsistensi serta hobinya dalam membagikan konten keseharian (daily life) seperti fesyen, kecantikan, kuliner, hingga ragam aktivitas seru bersama sahabat-sahabat dekatnya sukses mengantarkannya pada popularitas dengan meraih jutaan pengikutnya.

Namun, momen yang paling melambungkan namanya adalah ketika ia membagikan pengalaman sebagai anak perantauan asal Jogja yang tinggal di Jakarta dengan ciri khas logat medoknya.
“Waktu itu sempat ramai banget karena aku orang Jogja merantau ke Jakarta. Logat medokku bikin teman-teman di sini kaget sekaligus terhibur, karena mukanya katanya kelihatan kayak orang Sunda tapi ngomongnya Jawa,” ujarnya sambil tertawa.

Berkat konsistensi dan keunikannya dalam membawakan konten termasuk momen viral saat ia merantau dari Yogyakarta ke Jakarta yang sempat membuat kaget warganet di akun media sosial naik dramatis.

“Awalnya perjalanannya siih sebagai influencer dimulai ketika Aku berkolaborasi membuat konten bersama Om Ucok Baba di YouTube. Sejak saat itu, Aku konsistensi dan kejujuran dalam berkarya, namanya terus menanjak,” ungkap naput, yang malam itu bersama keluarganya.

Kesuksesannya sebagai kreator konten, kehidupan pribadi naput kini juga tengah diselimuti kebahagiaan. Usai dilamar oleh sang kekasih yang merupakan seorang lulusan Akademi Militer (Akmil), ia kini tengah bersiap menuju jenjang pernikahan.

“Harapan ke depan semoga karierku dan karier calon suami tetap lancar, keluarga bahagia selalu, dan semua urusannya dipermudah,” tuturnya.

Harapan dan Impian di Masa Depan
Di balik kesibukannya sebagai seorang content creator dan mahasiswi, naput tetap menaruh prioritas pada kebahagiaan orang tua.

Saat ini, selain menikmati kesuksesan karier digitalnya, ia juga tengah menatap masa depan yang cerah dalam kehidupan pribadi dan pendidikannya.

Raden Roro Nabila Putri Setyo, atau yang akrab disapa Naput, bersama keluarga besarnya. (foto.ist).
Dengan karier yang terus menanjak dengan di dukung penuh dari keluarga serta orang-orang terdekat, Naput berharap semua lini kehidupannya baik karier sebagai konten kreator, pendidikan, maupun rencana masa depannya dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

Di balik kesuksesannya Naput, ada sosok orang tua yang senantiasa mendampingi dan memberikan kebebasan positif bagi anak-anak mereka.

Sang papah Agung maupun Ibu Hesti tidak pernah memaksakan kehendak atau membatasi pilihan hidup naput, termasuk dalam hal karier dan pendidikan. Mereka selalu mendukung apa pun keputusan sang anak selagi bernilai positif dan membahagiakan.

Sang ayah mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah membatasi minat maupun bakat sang buah hati, termasuk ketika Nabila atau naput memilih jalur sebagai seorang entertainer.
“Kalau bakat sih, ya kita apa yang dia ambil, kita dukung aja. Apapun yang dia pengen, ya kita support sebagai orang tua, yang penting positif,” ujar sang ayah.

Hal senada juga disampaikan oleh ibunda Nabila , Hesti Agustina. Sebagai seorang ibu, ia mengaku sangat bangga melihat perjalanan karier putrinya yang mulai mengenal dunia media sosial sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Menariknya, baik ayah maupun ibu Nabila sepakat untuk tidak memaksakan kehendak atau cita-cita tertentu kepada anak-anak mereka.
“Saya tidak pernah mengarahkan anak harus ke sini, enggak. Saya ingin membebaskan dia mau mau gimana, tanpa pernah memaksanya,” ungkap Ibu Hesti.

Kini, tidak hanya Nabila yang sukses di dunia maya, sang adik yang masih duduk di bangku SMP pun mulai mengikuti jejak kakaknya aktif di platform TikTok dan Instagram.

Saat ini, di usianya yang menginjak 20 tahun, naput tidak hanya fokus mengembangkan kariernya di dunia hiburan digital dan menyelesaikan kuliahnya, tetapi juga tengah mempersiapkan langkah baru menuju jenjang pernikahan dengan kekasih hatinya yang merupakan lulusan Akmil.

Baik keluarga maupun naput sendiri berharap agar karier, pendidikan, serta rencana masa depannya dapat berjalan dengan lancar dan senantiasa membawa kebahagiaan bagi orang-orang di sekitarnya.

“Mengenai rencana masa depan Nabila, termasuk kabar mengenai rencana pernikahannya pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya kepada proses kuliah yang sedang ia jalani saat ini,” ungkapnya.

Bagi orang tua Nabila, kunci utama mendidik anak di era digital adalah doa dan dukungan penuh agar mereka selalu bahagia serta mampu membagi waktu dengan baik.

“Pokoknya ke depannya, semoga dia makin sukses. Kalaupun nanti pilihannya menikah, nggak apa-apa asal semuanya sudah dipikirkan matang-matang dari sekarang,” pungkas Ibu Hesti penuh hangat. (**).