Depok || Radarpost.id
Pecahh… Pesta Rakyat dalam meriahkan lebaran Depok, dengan agenda ngubek empang, di Danau Permata, depan Kantor Kelurahan Pondok Jaya, Cipayung, Kota Depok, Selasa (5/5/2026), di meriahkan hiburan dan doorprize.
Ribuan masyarakat Cipayung, Panmas dan Beji pun turun kejalan termasuk anggota DPRD Kota Depok, dan warga kecamatan Cipayung numplek di empang.
Yang lebih menarik ialah Anngota DPRD Kota Depok dari fraksi Demokrat Iman Yuniawan ikut dalam kerumunan panitia mempersiapkan pelaksanaan ngubek empang.
Dia Sebagai warga tentunya tak ambil diam, Beliau sudah mempersiapkan bebek yang disebar di ngubek empang, sebanyak 50 ekor bebek di sebar untuk warga.
“Inilah bentuk keakraban warga Kecamatan Cipayung dimana semua orang dari orang tua sampai anak-anak tumpah ruah ikut memeriahkan ngubek empang. Saya sangat terharu melihat warga antusias ikuti acara ngubek empang,” kata Anggota DPRD Fraksi Demokrat Iman Yuniawan, usai nyebar 50 ekor Bebek bersama warga dan pejabat Depok.

Menurutnya, tradisi yang ditampilkan dalam Lebaran Depok mencerminkan nilai gotong royong dan kebersamaan warga.
“Mulai dari ngubek empang, ngaduk dodol, hingga makan bersama, itu adalah bentuk keguyuban masyarakat Depok sejak dulu,” ujarnya.
Ia menambahkan, DPRD berperan dalam memastikan pelestarian budaya melalui kebijakan, termasuk keberadaan Peraturan Daerah (Perda) tentang pemajuan kebudayaan.
Iman menuturkan, budaya Betawi Depok telah ditetapkan sebagai identitas budaya lokal dalam regulasi tersebut.
Lebaran Depok pun disebut sebagai salah satu ikon budaya tahunan yang perlu terus dijaga keberlangsungannya.
Dirinya menyiapkan 50 ekor bebek dan acara hiburan untuk memeriahkan semarak Lebaran Depok semakin mengenal budayanya.
“Ini adalah aksi nyata semangat gotong royong. Ini moment bersejarah bagi warga mengenal untuk melestarikan budaya yang diperingati setiap tahunnya,” harapnya.
Ia juga mendorong agar pelestarian budaya tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi masuk ke dalam sistem pendidikan.

“Kami berharap budaya Depok juga bisa masuk dalam kurikulum sekolah,” katanya.
Iman, menilai Lebaran Depok menjadi momentum penting untuk memperkuat identitas budaya lokal. Dengan dukungan regulasi dan pendidikan, pelestarian budaya diharapkan dapat terus berlanjut di generasi mendatang. (**).













