Jakarta || Radarpost.id
Pelatih senior Indra Sjafri memberikan klarifikasi tegas terkait status jabatannya di PSSI, usai pernyataan Tenaga Ahli Menteri Pemuda dan Olahraga Bidang Diaspora dan Diplomasi Olahraga, Ratu Tisha Destria, yang menyebut dirinya sebagai Direktur Teknik PSSI.
“Saya bukan Direktur Teknik PSSI. Saat ini saya menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas di Departemen Teknik PSSI, sambil menunggu PSSI menetapkan Direktur Teknik definitif,” ujar Indra di Jakarta, Senin (14/7).
Pernyataan itu disampaikan sebagai respons terhadap pernyataan Ratu Tisha dalam acara pelepasan pemain menuju Gothia Cup yang digelar di Kemenpora pada Sabtu (12/7). Indra menegaskan bahwa penunjukan Direktur Teknik PSSI masih dalam proses dan tidak bisa dilakukan sembarangan. Menurutnya, posisi tersebut menuntut kompetensi teknis yang tinggi dan pemahaman mendalam terhadap sepakbola Indonesia.
“Tugas Direktur Teknik itu bukan sederhana. Ia harus membangun fondasi sepakbola Indonesia dari berbagai aspek: dari pembinaan pelatih, pengembangan pemain usia dini, grassroots, hingga sepakbola wanita. Semua ini memerlukan keseriusan dan ketelitian,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Indra juga menyampaikan bahwa PSSI telah menunjuk Jordi Cruyff sebagai Penasehat Teknis Tim Nasional Indonesia. Kehadiran Jordi diharapkan bisa memperkuat kerangka kerja strategis tim pelatih demi meningkatkan performa Timnas Indonesia di semua level.
“Kami di PSSI terus berupaya menyusun kebijakan teknis yang kuat, dan keberadaan Jordi adalah bagian dari komitmen itu. Masukan strategis darinya menjadi langkah penting dalam perjalanan Timnas ke arah yang lebih kompetitif,” ungkapnya.
Indra Sjafri menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan amanah sebagai pelaksana tugas Direktur Teknik hingga PSSI menetapkan sosok yang tepat untuk jabatan tersebut. Ia berharap klarifikasi ini bisa menghindari kesalahpahaman publik terhadap struktur teknis di tubuh PSSI.













