Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Iran Kutuk Serangan Zionis, Desak PBB Bertindak dan Puji Dukungan Indonesia

banner 120x600

|| JAKARTA || RADAR POST.ID ||

Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta menyampaikan kecaman keras atas serangan bersenjata yang dilancarkan oleh rezim Zionis Israel ke berbagai wilayah di Iran pada 13 Juni 2025. Dalam siaran pers resmi, Iran menyebut serangan tersebut sebagai tindakan ilegal yang tidak hanya menyerang kedaulatan nasional, tetapi juga merupakan ancaman serius terhadap perdamaian dan keamanan internasional.

Serangan militer itu, menurut keterangan Iran, menyasar kompleks perumahan, gedung-gedung pemerintah, infrastruktur pertahanan, transportasi, hingga fasilitas nuklir. Sejumlah korban jiwa termasuk komandan militer, ilmuwan, akademisi, perempuan, dan anak-anak dilaporkan tewas. Rezim Zionis juga diklaim memperluas agresinya dengan menghancurkan infrastruktur ekonomi seperti kilang minyak dan pusat distribusi energi.

Kedutaan Iran menegaskan bahwa tindakan Israel merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional, termasuk Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan prinsip-prinsip hukum humaniter. Iran menyebut bahwa dalih Israel soal “pertahanan preemptif” tidak memiliki dasar hukum yang sah di mata komunitas internasional.

Berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB, Iran menyatakan berhak untuk membela diri dan telah melakukan serangan balasan ke sejumlah target militer dan ekonomi Israel. Pemerintah Iran menegaskan bahwa agresi ini terjadi saat negara tersebut sedang menjalani proses diplomasi nuklir, yang kini dinyatakan kehilangan legitimasi akibat aksi militer Israel.

Kedutaan Iran juga menyampaikan apresiasi atas simpati dan dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia, sejumlah kedutaan asing, organisasi Islam, tokoh budaya, politik, dan akademisi Indonesia. Dukungan itu datang dalam bentuk karangan bunga dan pesan duka yang disampaikan ke kedutaan.

“Kami meminta media Indonesia untuk berdiri bersama kebenaran dan keadilan, mendukung perdamaian, serta menyuarakan penolakan terhadap kejahatan yang telah dilakukan selama puluhan tahun oleh rezim Zionis terhadap umat Muslim,” tulis pernyataan itu.

Iran juga memperingatkan bahwa eskalasi militer di kawasan Teluk Persia berpotensi meluas dan mengancam stabilitas global. Karena itu, mereka menyerukan keterlibatan aktif Dewan Keamanan PBB untuk menghentikan agresi dan mencegah konflik lebih lanjut.