Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Ketua Muslimat NU Rajamandala Kulon Ajak Warga Bersama Jaga Kondusivitas dan Tolak Provokasi

Radarpost.id | Polres Cimahi – Ketua Ranting Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus Ketua Ranting Al-Hidayah Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Iis Sumiati, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas di lingkungan masing-masing.

Menurut Iis, terciptanya situasi wilayah yang aman dan damai bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian maupun pemerintah semata, melainkan membutuhkan peran aktif serta kepedulian seluruh elemen masyarakat.

Ia mengajak warga agar terus memperkuat kebersamaan dan menjalin sinergi dengan aparat keamanan serta pemerintah dalam menjaga stabilitas kamtibmas di tengah masyarakat.

“Mari kita bersama-sama dengan kepolisian dan pemerintahan menjaga kondusivitas, ketertiban, dan keamanan di wilayah kita masing-masing,” ujar Iis Sumiati, Minggu (30/08/2026)

Selain itu, Iis juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi maupun ajakan yang belum tentu benar dan berpotensi memicu tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Sikap bijak dalam menerima informasi sangat diperlukan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi atau mengikuti ajakan-ajakan yang justru dapat mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan,” tegas Iis

Iis menegaskan bahwa setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat sebaiknya diselesaikan secara bijaksana melalui komunikasi dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, bukan dengan tindakan yang dapat memperkeruh keadaan.

Sebagai bagian dari elemen masyarakat, Muslimat NU dan Ranting Al-Hidayah Desa Rajamandala Kulon, lanjut Iis, siap mendukung dan bersinergi bersama kepolisian serta pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan damai.

“Kami siap bersama kepolisian dan pemerintahan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. Mari bersama-sama menjaga wilayah kita agar tetap kondusif dan tidak mudah terprovokasi,” pungkasnya.***