JAKARTA|| Radarpost.id
Industri musik Indonesia kembali menghadirkan panggung nostalgia melalui Konser 7 Bintang Indonesia yang akan mempertemukan tujuh musisi senior Tanah Air dalam satu pertunjukan spesial pada 13 Juni 2026 mendatang.
Konser yang digelar di deConcert Room, DEHENG HOUSE, Kemang, itu akan menampilkan Deddy Dhukun, Mus Mujiono, Vina Panduwinata, Ita Purnamasari, Trie Utami, Yuni Shara, dan Memes.
Kehadiran tujuh nama tersebut dinilai menjadi momentum langka di tengah maraknya konser musik modern dan festival lintas genre yang belakangan mendominasi industri hiburan nasional.
Masing-masing musisi memiliki warna musik kuat dan telah menjadi bagian penting dalam perjalanan musik Indonesia sejak era 1980-an hingga awal 2000-an.

Deddy Dhukun dikenal sebagai musisi, pencipta lagu, arranger, sekaligus produser yang melahirkan banyak karya populer Indonesia. Mus Mujiono identik dengan karakter jazz-pop khas yang melekat kuat di industri musik nasional.
Sementara itu, Vina Panduwinata yang dijuluki “Burung Camar” masih menjadi salah satu diva Indonesia dengan lagu-lagu yang terus dinikmati lintas generasi. Ada pula Trie Utami dengan karakter vokal unik dan penuh penghayatan yang menjadi ciri khasnya selama puluhan tahun berkarier.
Yuni Shara dan Ita Purnamasari juga dikenal sebagai penyanyi pop yang memiliki basis pendengar loyal hingga kini. Sedangkan Memes tetap dikenang melalui kualitas vokal matang dan lagu-lagu bernuansa emosional.
Dalam konferensi pers yang digelar jelang konser, Deddy Dhukun mengatakan pertunjukan nanti akan lebih menonjolkan kedekatan emosional antara musisi dan penonton melalui lagu-lagu nostalgia yang sudah akrab di masyarakat.
“Lagu-lagu yang benar-benar nostalgia. Kami berharap semua yang datang nanti bisa ikut menyanyi bersama,” ujar Deddy.
Ia menjelaskan, sejumlah lagu memang akan dibawakan dengan sentuhan aransemen baru. Namun, nuansa asli lagu tetap dipertahankan agar penonton tetap merasakan kedekatan dengan karya-karya tersebut.
“Ada beberapa lagu yang kita aransemen baru, tapi tetap tidak neko-neko karena saya ingin satu gedung bisa nyanyi bersama. Kalau terlalu macam-macam nanti malah bingung lagunya apa,” kata dia.
Deddy juga membocorkan konser akan ditutup dengan lagu Jalan Masih Panjang yang selama ini menjadi salah satu lagu ikonik.
“Closing-nya pasti kita akan main Jalan Masih Panjang,” ucapnya.
Selain penampilan solo, konser juga akan menghadirkan sejumlah kolaborasi antarpenyanyi. Konsep pertunjukan dirancang dalam format intimate concert dengan kapasitas terbatas sekitar 350 penonton.
Pihak penyelenggara menyebut konsep tersebut dipilih agar pengalaman menikmati musik terasa lebih dekat dan personal.
“Konsepnya intimate. Jadi penonton bisa menikmati musik dengan nyaman dan lebih dekat dengan para musisinya,” kata pihak DEHENG HOUSE.
Persiapan konser disebut telah dimulai sejak beberapa pekan terakhir. Para musisi dijadwalkan menjalani sejumlah sesi latihan bersama menjelang hari pertunjukan.
“Latihan sudah mulai, nanti ada lagi tanggal 8, 10, dan 12 Juni,” ujar penyelenggara.
Direktur Utama DEHENG HOUSE, Amaliah Ananda Abadi, mengatakan konser tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan pertunjukan musik berkualitas sekaligus menjaga apresiasi terhadap musisi senior Indonesia.
Menurut Amaliah, musik tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga bagian dari sejarah perjalanan masyarakat Indonesia.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman yang berkesan sekaligus memberikan penghormatan kepada para legenda yang telah menghasilkan karya-karya luar biasa,” katanya.
Ia menambahkan, DEHENG HOUSE ke depan akan rutin menghadirkan program musik, pertunjukan budaya, hingga festival kreatif sebagai upaya mendukung pertumbuhan industri hiburan nasional.
Di tengah tren konser generasi muda dan dominasi musik digital, kehadiran Konser 7 Bintang Indonesia dinilai menjadi ruang penting untuk menghidupkan kembali romantisme musik era sebelumnya.
Konser ini sekaligus memperlihatkan bahwa karya para musisi senior Indonesia masih memiliki tempat kuat di hati penikmat musik lintas usia.
Tiket konser telah dijual secara daring dengan beberapa kategori harga mulai Rp500.000 hingga Rp1 juta.













