Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Lurah Harjamukti Vika: Ajak Warga ‘Ayoo Hadiri dan Ramaikan’ Bazar UMKM Takjil Ramadhan 2026

banner 120x600

Depok || Radarpost.id

Pemerintah Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, memfasilitasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menggelar bazar Ramadan.

Kegiatan akan berlangsung selama bulan puasa di lahan TLKJ yang berada di belakang salah satu supermarket, tepatnya di akses jalan pendamping Tol Cijago.

Bazar Ramadhan ini dibuka langsung oleh Camat Cimanggis Rahmat Maulana, bersama Muspika, Lurah dan Sekel, di hadiri RT, RW dan warga masyarakat Harjamukti.

Lurah Harjamukti, Vika Kusumasari mengatakan, penyediaan lokasi tersebut merupakan bentuk tanggung jawab Pemerintah Kelurahan dalam mengakomodasi kebutuhan para pelaku UMKM yang selama ini belum memiliki tempat berjualan yang tetap.

“Iya awalnya Pelaku UMKM meminta tempat untuk berjualan, karena Harjamukti belum memiliki lokasi khusus untuk berdagang, saya selaku lurah berkewajiban mengakomodir kebutuhan mereka,” kata Vika, Jumat (20/02/2026), diruang kerjanya.

Menurutnya, momentum Ramadan menjadi kesempatan yang tepat untuk menghadirkan bazar bagi warga. Pihak Kelurahan pun melakukan komunikasi dengan pengelola TLKJ.

“Setelah melalui proses yang cukup panjang, akhirnya izin penggunaan lahan itu diberikan khusus selama Ramadan,” ujar Vika.

Vika menjelaskan, lahan yang digunakan merupakan jalan pendamping atau akses alternatif, bukan jalan utama. Selama ini, area tersebut kerap dijadikan tempat pembuangan sampah liar.

“Alhamdulillah, setelah kami komunikasi, TLKJ juga memberikan dukungan untuk kebersihan,” ucap Vika.

“Saya melakukan ini selain meminimalisir yang membuang sampah sembarangan, berjualan bagi UMKM ini juga mengurai kemacetan yang terjadi ketika warga mencari makanan untuk berbuka,” tambahnya.

Lebih lanjut, Vika mengungkapkan, hingga saat ini sudah ada 65 pelaku UMKM yang ikut meramaikan bazar Ramadan tersebut. Para pedagang tersebut menjajakan beragam menu takjil dan makanan berbuka puasa.

Untuk mendukung operasional bazar, setiap pelaku UMKM dikenakan iuran sebesar Rp10 ribu. Nantinya, total iuran yang terkumpul akan digunakan untuk kebutuhan banner, kebersihan, serta keamanan.

“Itu bukan untuk siapa siapa ya, tapi buat bikin spanduk, buat petugas kebersihan dan kalau masih ada sisa, akan dimasukkan ke kas UMKM Harjamukti untuk keperluan lainnya,” terang Vika.

Vika menegaskan, penggunaan lahan tersebut telah melalui proses resmi dan sepengetahuan pimpinan wilayah.

“Kami berkirim surat secara resmi ke TLKJ dan Pak Camat juga mengetahui serta mengizinkan. Alhamdulillah, UMKM bisa berjualan dengan nyaman selama Ramadan,” katanya.

Sementara itu, Camat Cimanggis, Rahmat Maulana menuturkan, keberadaan bazar Ramadan ini diharapkan dapat menata para pedagang agar tidak lagi berjualan di pinggir jalan yang berpotensi menimbulkan kemacetan.

“Selama ini UMKM banyak berjualan di pinggir jalan sehingga menimbulkan kemacetan. Kemudian ada lokasi di jalan pendamping Tol Cijago yang sebelumnya banyak sampah. Bersama kelurahan, RT, RW dan masyarakat, lokasi itu dibersihkan,” ungkap Rahmat.

Menurut Rahmat, pemanfaatan lahan tersebut untuk bazar Ramadan menjadi solusi yang menguntungkan berbagai pihak.

Selain membantu UMKM, keberadaan bazar juga tidak mengganggu arus lalu lintas masyarakat yang mencari takjil atau hendak berbuka puasa.

“Dengan dipusatkan di satu lokasi, tidak mengganggu kemacetan dan lebih tertata. Ini juga menjadi upaya pemberdayaan UMKM di Kelurahan Harjamukti,” pungkasnya. (adm).