Jakarta|| Radarpost.id
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar membuka pameran foto bertajuk “Labbayk: Here I Am” yang digelar Pusat Kebudayaan Belanda Erasmus Huis di Kedutaan Besar Kerajaan Belanda, Jakarta, Selasa.
Dalam sambutannya, Menag mengapresiasi inisiatif Kedutaan Besar Belanda yang menghadirkan pameran bertema haji di tengah momentum musim ibadah haji 2026.
“Pameran ini bukan sekadar ruang artistik untuk menampilkan karya fotografi, tetapi juga menjadi jembatan budaya dan kemanusiaan yang memperlihatkan wajah spiritual Islam yang damai, reflektif, dan penuh makna,” ujar Nasaruddin Umar.
Menurut Menag, ibadah haji tidak hanya menjadi perjalanan fisik menuju Tanah Suci Makkah, tetapi juga perjalanan spiritual menuju Tuhan sekaligus perjalanan kemanusiaan yang menegaskan nilai persamaan antarmanusia.
Ia menuturkan, jutaan umat Islam dari berbagai bangsa, suku, bahasa, dan latar budaya berkumpul dalam satu panggilan yang sama saat berhaji, mengenakan pakaian ihram yang seragam tanpa membedakan status sosial.
“Haji menghadirkan pesan penting bahwa manusia pada hakikatnya setara. Tidak boleh ada pertumpahan darah, tindakan saling menzalimi, ataupun merendahkan martabat sesama manusia,” katanya.
Menag juga menjelaskan bahwa tradisi haji memiliki dimensi sejarah panjang sejak zaman Nabi Ibrahim AS yang mengajarkan nilai pengabdian, pengorbanan, dan kepasrahan kepada Tuhan.
Ia menambahkan, nilai universal dalam ibadah haji menjadi semakin relevan di tengah situasi global yang masih diwarnai konflik dan ketegangan identitas antarbangsa maupun antarumat beragama.
Menurut dia, melalui karya fotografi dan kisah personal umat Muslim Belanda yang menjalankan ibadah umrah dan haji, masyarakat dapat melihat pengalaman spiritual Islam dari sisi yang lebih dekat dan manusiawi.
“Seni dan budaya sering kali mampu menjembatani hal-hal yang tidak selalu dapat dijelaskan oleh bahasa politik ataupun diplomasi formal,” ujar Menag.
Menag berharap pameran foto “Labbayk” dapat memperkuat dialog budaya, mempererat saling pengertian, serta memperkuat hubungan persahabatan Indonesia dan Belanda.
Acara tersebut turut dihadiri Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia Marc Gerritsen beserta jajaran dan tamu undangan lainnya.













