Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Ngintip Main Catur Mengasyikkan di ‘BDN Chess Club’ Rangkapan Jaya Baru, Ingin Lahirkan Atlet Catur Terhebat

banner 120x600

Depok || Radarpost.id

Mengenal lebih dekat BDN Chess Club Milik Kota Depok. Konsisten ingin Ciptakan Atlet Catur Kota Depok, Jawa Barat hingga Nasional.
Anggota klub tersebut hanya orang-orang yang tempat tinggalnya di kawasan komplek BDN.

Ya, itu bisa terjadi. Awalnya mungkin hanya iseng, tapi dari sering bermain bersama, akhirnya terbentuk komunitas catur di kompleks.

Keberadaannya memang belum eksis semacam pencetak bibit atlet lainnya. BDN Chess Club (BCC) dihuni dari tua hingga muda mengisi skuat atlet catur. Keberadaan BCC sendiri di perumahan komplek Bumi Depok Nirwana (BDN) RW 7 Kelurahan Rangkapan Jaya Baru (RJB) Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.

Komunitas catur bisa menjadi wadah silaturahmi, meningkatkan kemampuan berpikir, dan memberikan hiburan yang positif bagi warga kompleks.

Ketua BDN Chess Club, Erlangga Eka Nugraha Putra mengatakan, merintis hobi catur baru sekitar satu tahun di Kota Depok, bukan tanpa lika-liku yang di lalui BCC.
“Awalnya kita iseng, nongkrong sambil menjaga lingkungan komplek, bermain Catur di aula RW. Lama kelamaan kita berfikir bikin perkumpulan, iya semacam club catur gitulah,” kata Erlangga Eka Nugraha Putra, ketika ditemui saat mengikuti turnamen liga Catur tingkat Kota Depok.

Namun, merawat hobi dengan satu tekad untuk menyumbangkan putra-putri terbaik, salah satu tempat berlatih catur di komplek BDN masih tetap bertahan.
“Alhamdulillah, kami bersama bapak-bapak di komplek BDN, baru 1 tahun mendirikan club Catur ini. Anggota baru 24 orang, yaitu 20 untuk yang senior, dan 4 anggota yunior,” tambahnya.

Erlangga Eka Nugraha Putra, yang akrab disapa pak Angga ini menyebutkan, ada sekitar 10 lebih meja catur di Jalan komplek BDN Ujung, Kelurahan RJB. Tentunya, dengan didampingi sebuah aula dan warung kecil yang dijadikan tempat menyimpan perlengkapan, tempatnya jauh dari kata sederhana.

Jangan dilihat dari tampilan, wajah bapak bapak, setiap hari Jumat dan Sabtu. Mereka serius menjalankan bidak-bidak catur untuk mengalahkan sang lawan. Macam-macam tingkah mereka. Ada yang selalu memegang kening, menyilangkan tangannya di dada sambil memperhatikan lawan saat menjalankan bidak catur. Di antara mereka ada yang sekali-kali menyeruput kopi, teh, atau susu, dan ada juga yang bersenandung pelan menyanyikan sebuah lagu.
“Justru dari tempat sederhana itulah akan lahir sang juara,” kata Angga, yang menjabat sebagai Ketua RW 07 RJB ini.

Club catur yang telah dipimpinnya selama sekitar 1 tahun itu, ingin berbuat untuk mengharumkan nama Kota Depok lewat berbagai turnamen, baik di Kota Depok maupun luar Kota Depok.
“Akhirnya sebelum Muscab Percasi Kota Depok, kami mendaftarkan diri menjadi club resmi, kami sekarang jadi anggota club Percasi Kota Depok,” ujarnya.
“Mungkin yang masih terekam dalam mindset saja ya, ingin Juara Umum tingkat club catur di Kota Depok,” papar Angga sapaan akrabnya.

Saat ini club juga sedang mengarungi seleksi pecatur dari Pengurus Cabang (Pengcab) Percasi Kota Depok untuk diperlombakan dalam Porprov.

Kata Angga. Jadi, salah satu agenda kerja dari Pengcab Percasi Kota Depok yaitu yang pertama adalah babak kualifiaksi untuk Porprov akan mereka adakan Bulan Oktober.
“Kemaren (minggu, 6/juli, red) club saya ikut turnamen Liga Catur tingkat Kota Depok. Ya kita ngirim 5 untuk senior dan 2 kategori yunior,” ungkap Angga. (**).