Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

PAM 54 Kota Depok Mendaki ‘Puncak Gunung Slamet’ Ngucapin Selamat HUT RI ke-81

banner 120x600

Tegal Jawa Tengah || Radarpost.id

Pecinta Alam Alam Margonda (PAM) 54 KORPRI Kota Depok melakukan pendakian ke Puncak Gunung Slamet, Jawa Tengah. Para pendaki yang di pimpin oleh pembina PAM 54 Korpri Opan Irvanto dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-81 tahun 2026.

Para pendaki tersebut naik melalui jalur Permadi Guci, Tegal Jawa Tengah, selama dua hari, pada Sabtu dan Minggu,1 dan 2 Agustus 2026 minggu yang lalu. pada ketinggian 3.428 meter dari permukaan laut (mdpl).

Ketua Umum PAM 54 Korpri Kota Depok, Ringgi Prianto, menjelaskan jumlah pendaki ke Gunung Slamet Jawa Tengah berjumlah 15 orang seluruhnya merupakan anggota PAM 54 Kota Depok. Jumlah itu di luar porter dan pemandu.

“Kahadiran PAM 54 KORPRI Depok ke Puncak Gunung Slamet, kita ingin mengucapkan Selamat HUT RI ke-81, sampai di Puncak mengibarkan bendera dan menyanyikan lagu Indonesia Raya,” kata Ringgi.

Menurut Ringgi, HUT RI ke-81 ke puncak Gunung Slamet tersebut menjadi simbol kebanggaan, sekaligus peringatan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi juga di tengah alam lestari yang merupakan bagian dari kekayaan bangsa.

“Alhamdulillah, kita bersama tim pendaki pada Sabtu pukul 9.00 pagi, berangkat dan malamnya kita istirahat dulu di camp pos 4, kemudian sekitar pukul 02.30 pagi kita sampai di puncak, itu tanggal 2 hari minggu,” ucap Ringgi.

Sementara itu pembina PAM 54 KORPRI Kota Depok Opan Irvanto mengatakan, melalui momentum peringatan HUT RI ke-81, Dirinya menyampaikan pesan khusus untuk para pendaki harus menjaga pelestarian Alam adalah benteng terakhir dalam menjaga dan melestarikan alam.

Dia mewajibkan kepada para pendaki untuk membawa turun kembali sampah yang mereka bawa dari puncak gunung. Opan juga membagikan kantong sampah kepada anggota pendaki agar dapat menampung sampah yang dibawa.

“Selain kita mendaki para anggota saya haruskan bawa kantong sampah, supaya mereka yang naik maupun turun sampah ke bawah pake kantong sampah,” ucap Opan.

Selain itu pendaki dilarang menyalakan api unggun untuk menghindari kebakaran hutan dan pendaki. Para pendaki juga diwajibkan membawa air sesuai kebutuhan. Sebab mata air yang ada di Pos 4 agak berkurang karena telah mengering akibat kemarau.

“Kerawanan karena di atas sudah mulai kering, makanya kami selalu imbau untuk masalah api unggun dan air karena diatas tidak ada mata air,” jelasnya.

Mendaki Gunung Slamet bersama teman-teman nya itu memang untuk mengucapkan memperingati HUT Kemerdekaan RI di puncak Slamet merupakan keunikan tersendiri.

“Kita naik santai kok mas, tapi kita ikut ucapin Selamat HUT RI ke-81 tahun 2026 di puncak,” pungkasnya. (**).