Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Pembangunan Jembatan Talunbrak Dimulai: Doa Bersama Bupati hingga Sosok Inspiratif Kades Anton Suprapto

Pembangunan Jembatan Talunbrak resmi dimulai dengan prosesi peletakan batu pertama yang penuh khidmat, Senin (21/4/2025).
banner 120x600

Mojokerto || Radarpost.id,

Harapan panjang masyarakat Desa Talunblandong, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto akhirnya terwujud. Pembangunan Jembatan Talunbrak resmi dimulai dengan prosesi peletakan batu pertama yang penuh khidmat, Senin (21/4/2025). Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto, serta tokoh masyarakat dan warga setempat.

Prosesi diawali dengan doa bersama, dipimpin oleh tokoh kharismatik Desa Talunblandong, Gus Falahkul Alam, yang turut memberi aura spiritual mendalam pada acara sakral ini. Suasana semakin syahdu ketika Kepala Desa Talunblandong, Anton Suprapto, menyampaikan sambutan hangat yang mengingatkan akan pentingnya menghargai sejarah dan perjuangan para leluhur.

“Pemasangan batu pertama ini bukan sekadar simbol pembangunan fisik, tapi juga doa dan harapan besar untuk masa depan desa. Sejarah dari nenek moyang tidak boleh kita lupakan,” ujar Anton penuh semangat.

Sosok Anton Suprapto sendiri memang dikenal luas sebagai pemimpin yang dekat dengan rakyat. Di bawah kepemimpinannya, Desa Talunblandong mengalami kemajuan pesat di berbagai sektor, terutama pembangunan infrastruktur yang memperkuat konektivitas antar wilayah.

Tak hanya fokus membangun, Anton juga dikenal gemar menjalin komunikasi aktif dengan desa-desa tetangga, menjadikan Talunblandong sebagai desa yang familiar dan disegani di wilayah Dawarblandong.

“Sebelum jadi kepala desa, saya sudah terbiasa bergelut dengan medan infrastruktur. Hidup di desa itu harus kerja keras. Itulah filosofi saya: bangun desa dengan gotong royong,” tuturnya.

Jembatan Talunbrak sendiri akan menjadi penghubung vital yang memperlancar aktivitas ekonomi dan sosial warga, menjawab kebutuhan mobilitas yang selama ini menjadi tantangan utama di daerah tersebut.

Acara ditutup dengan doa penutup oleh Gus Falahkul Alam, menandai awal dari perjalanan panjang pembangunan yang dinanti-nantikan oleh masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan dan kepemimpinan yang membumi, Desa Talunblandong kembali membuktikan bahwa mimpi besar bisa terwujud dari langkah kecil yang dilandasi gotong royong dan doa bersama.