Jakarta|| Radarpost.id
Penjagaan di Mapolsek Metro Menteng, Jakarta Pusat, masih diperketat pada Senin (27/7/2026) pagi menyusul bentrokan berdarah yang menewaskan seorang pemuda di kawasan Jalan Tambak I, Kelurahan Pegangsaan, Menteng.
Sejumlah personel kepolisian dan Korps Brimob masih bersiaga untuk mengantisipasi gangguan keamanan setelah keluarga korban sempat mendatangi kantor polisi pada Minggu (26/7) malam.
Berdasarkan pantauan di lokasi sekitar pukul 05.57 WIB, sejumlah personel kepolisian tampak berjaga di halaman Mapolsek Metro Menteng. Beberapa anggota Korps Brimob terlihat beristirahat di koridor dekat pintu masuk kantor, sementara personel lainnya hilir mudik melakukan pemantauan di sekitar area mapolsek.
Gerbang Mapolsek hanya dibuka sebagian di sisi kiri untuk akses keluar masuk petugas. Di halaman kantor polisi juga terlihat belasan sepeda motor trail milik Korps Brimob serta sebuah kendaraan taktis yang disiagakan di depan bangunan.
Di sisi lain, dua petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) membersihkan sampah plastik dan puntung rokok yang masih berserakan di depan gerbang mapolsek usai keramaian pada malam sebelumnya.
Meski penjagaan aparat masih berlangsung, kondisi di sekitar Mapolsek Metro Menteng pada Senin pagi terpantau kondusif. Tidak terlihat adanya kerumunan massa, sementara arus lalu lintas di Jalan Menteng Raya mulai kembali ramai oleh aktivitas masyarakat.
Sebelumnya, keluarga dan kerabat korban berinisial K (23), yang meninggal dunia akibat bentrokan di Jalan Tambak I, mendatangi Mapolsek Metro Menteng pada Minggu malam. Kedatangan mereka sempat memunculkan informasi bahwa kantor polisi tersebut diserbu massa.
Namun, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra membantah kabar tersebut. Ia menegaskan, kedatangan keluarga korban berlangsung dalam situasi kondusif dan tidak ada aksi penyerangan terhadap kantor polisi.
“Pihak keluarganya kelompok pemuda yang meninggal tadi itu datang, tapi enggak digeruduk,” kata Roby saat dikonfirmasi, Minggu (26/7).
Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan terkait bentrokan yang terjadi di Jalan Tambak I. Sejumlah orang telah diamankan dan proses hukum terhadap para pihak yang terlibat dipastikan akan terus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.













