Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Situ Bahar Mulai Keluar Bau Lagi, Perawatan katanya Nggak Jelas

Depok || Radarpost.id

Kondisi Situ Bahar di Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, kembali memprihatinkan air situ berubah warna menjadi hitam pekat dan mengeluarkan bau menyengat, disertai sampah yang berserakan di sejumlah titik.

Itu terjadi pada Minggu (23/8/2026), saat Warga yang memanfaatkan kawasan tersebut untuk memancing dan berolahraga melaporkan adanya fenomena unik di mana sejumlah ikan terlihat seperti “mabuk” akibat penurunan kualitas air yang ekstrem.

Perubahan drastis ini terjadi hanya dalam waktu singkat; pada Sabtu (22/8/2026) sore, kondisi air masih relatif baik dan ikan masih dapat ditemukan, namun keesokan harinya situasi berbalik 180 derajat.

Dugaan kuat mengarah pada pembuangan limbah mengandung zat kimia yang perlu segera diverifikasi melalui uji laboratorium oleh instansi berwenang.

Penanganan Dinilai Tidak Tuntas

Tokoh masyarakat setempat, H. Zakrasih, menyuarakan kekecewaan warga atas penanganan yang dinilai tidak tuntas meski persoalan ini sudah berulang kali terjadi.

Ia mencatat bahwa berbagai pihak, mulai dari Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah, anggota DPRD Kota Depok, hingga DLHK Kota Depok dan DLHK Kabupaten Bogor, pernah melakukan peninjauan ke lokasi. Namun, dampak perbaikan hanya bersifat sementara.

“Kalau saya, sudah merasa terlalu sering kita sampaikan. Tetapi tindak lanjutnya sampai saat ini belum ada terkait limbah yang selama ini kita persoalkan. Ketika kita angkat ke media, air memang sempat bening, tetapi satu atau dua minggu kemudian kembali lagi,” ujar H. Zakrasih.

Ia menegaskan bahwa masyarakat kini membutuhkan bukti nyata berupa tindakan hukum dan teknis, bukan sekadar kunjungan pejabat saat isu kembali viral.
“Jangan hanya datang melihat, tetapi harus ada tindak lanjut yang jelas. Persoalan ini sudah berlangsung bertahun-tahun,” tegasnya.

Butuh Investigasi Menyeluruh

Meskipun pencemaran terus berulang, aktivitas warga di sekitar Situ Bahar tetap berlangsung, termasuk jogging pagi hari. H. Zakrasih mengapresiasi penataan kawasan yang sudah cukup baik, namun menyayangkan jika manfaat ruang publik tersebut terus terganggu oleh polusi.

Warga mendesak Pemerintah Kota Depok, DLHK, serta instansi terkait untuk segera melakukan investigasi menyeluruh, termasuk menelusuri sumber aliran air masuk ke Situ Bahar dan membuka hasil uji kualitas air kepada publik.

Jika terbukti ada pembuangan limbah kimia ilegal, warga menuntut penegakan hukum yang tegas terhadap pelakunya.

Situ Bahar merupakan bagian vital dari lingkungan hidup masyarakat Depok. Pencemaran yang terus-menerus tanpa penyelesaian akar masalah tidak boleh lagi dibiarkan menjadi tradisi tahunan yang merugikan kesehatan dan kenyamanan warga.(**).