Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Sultan Mengaku Honor Manggung di Bandung Belum Dibayar, Komunikasi Terputus

Penyanyi solo genre Melayu, Sultan, mengungkap dugaan belum dibayarnya honor manggung oleh pemilik sebuah rumah makan Sunda ternama di kawasan Bandung.(Rr).
banner 120x600

Bandung|| Radarpost.id

Penyanyi solo genre Melayu, Sultan, mengungkap dugaan belum dibayarnya honor manggung oleh pemilik sebuah rumah makan Sunda ternama di kawasan Bandung. Kisah ini mencuat setelah upaya komunikasi yang ia lakukan tidak mendapat respons, bahkan nomor WhatsApp miliknya disebut telah diblokir.

Sultan menuturkan kepada awak media di gedung YAPPMi/gedung KNPI, jakarta (5/4), awal mula kerja sama tersebut terjalin sekitar 10 tahun lalu. Saat itu, ia dihubungi oleh pemilik usaha untuk tampil mengisi acara setelah rumah makan tersebut kembali beroperasi usai mengalami musibah kebakaran.

“Awalnya diminta nyanyi selama satu bulan, lalu berlanjut tampil rutin setiap Sabtu dan Minggu,” ujar Sultan saat memberikan keterangan.

Menurutnya, kerja sama itu berjalan cukup lama, bahkan lebih dari satu tahun. Dalam periode tersebut, ia mengaku menjalankan tugas secara profesional dengan tampil dari siang hingga malam hari.

Ia juga menyebut harus menanggung sendiri biaya operasional, termasuk transportasi dari luar kota ke Bandung setiap akhir pekan.

(foto:rr)

“Untuk transport saja kalau dihitung bisa sekitar Rp2 jutaan setiap Sabtu-Minggu. Tapi saya tidak masalah karena berharap sama-sama berkembang,” katanya.

Seiring berjalannya waktu, Sultan mengaku mulai mengalami kendala dalam hal pembayaran honor. Ia menyebut total sisa pembayaran yang belum diterima mencapai puluhan juta rupiah.

“Kalau ditotal kurang lebih sekitar Rp100 juta,” ungkapnya.

Puncaknya terjadi menjelang Hari Raya 2026, ketika ia mencoba menghubungi pihak terkait untuk menanyakan kejelasan pembayaran. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

“Saya telepon tidak diangkat, chat tidak dibalas, sampai akhirnya nomor saya diblokir,” ujarnya.

Meski demikian, Sultan menegaskan dirinya masih mengedepankan penyelesaian secara baik-baik.

Ia berharap persoalan ini dapat diselesaikan tanpa harus memperpanjang konflik.

“Saya maunya tetap baik, ini bukan hanya soal nilai, tapi juga tanggung jawab dan silaturahmi,” katanya.

Selain persoalan honor, Sultan juga menyinggung penggunaan foto dirinya yang disebut dipasang di area promosi tanpa izin. Namun demikian, ia belum merinci langkah lanjutan terkait hal tersebut.

Ia menyatakan, jika tidak ada itikad baik ke depannya, tidak menutup kemungkinan akan menempuh jalur hukum.

“Saya sudah menjalankan kewajiban saya. Harapannya hak saya juga bisa dipenuhi,” tutup Sultan.