Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Ketua PSI Kota Depok Binton: Ingatkan Anggota dan Kadernya Tetap Layani Masyarakat yang Humanis

banner 120x600

Depok || Radarpost.id

Menyikapi maraknya aksi unjuk rasa yang berujung kerusuhan dan pembakaran di berbagai tempat di Indonesia. Pemerintah Kota Depok terus melakukan uoaya dalam menjaga dan mengamankan Kota agar Kota Depok Aman dan Kondusif.

“Kami Anggota DPRD Kota Depok mengapresiasi langkah Walikota dan Forkopimda, tokoh Agama, dan masyarakat Kota Depok, terus menjaga jangan sampai terjadi hal yang tidak kita inginkan,” kata Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Depok. Binton Nadapdap, S.Sos., MM, yang biasa disapa Binton,usai menghadiri Doa Bersama untuk Depok aman dan Kondusif, di Balaikota Depok, Senin (01/09/2025).

Ketua PSI Kota Depok Binton Nadapdap foto bersama Walikota Depok H. Supian Suri, usai menghadiri acara Doa bersama di baleka Kota Depok.

Binton, mengingatkan seluruh kader PSI Kota Depok untuk menjaga tutur bahasa kepada Rakyat Kota Depok dengan sikap humanis dan harmonis.

“Seluruh kader PSI, khususnya di Kota Depok baik di tingkat Kecamatan, Kelurahan dan RT, RW, bukan hanya menjaga diri. Ingat menjaga lisan itu penting sekali, jangan menyakiti perasaan masyarakat,” kata Binton,

Binton meminta para politikus PSI Kota Depok untuk cermat dalam menyampaikan pendapat di muka publik. Dia mengingatkan para kadernya untuk memiliki kepekaan dalam membaca situasi rakyat.

Anggota DPRD Kota Depok Binton bersama Wakil Walikota Depok Chandra Hermansyah.

“Hal yang mungkin kita anggap biasa tetapi begitu mendasar, sensitif bagi masyarakat janganlah kemudian kita ringan melukai perasaan masyarakat. Itu pesan saya ke seluruh kader PSI,” jelas Binton.

Binton, juga mendorong seluruh kader PSI untuk selalu terbuka menerima tiap aspirasi masyarakat. Dia berharap seluruh kader PSI Kota Depok tidak reaktif dalam merespons kritik yang terlontar dari masyarakat.

“Kita harus selalu jadi rumah aspirasi yang membuka ruang dialog, mendengarkan masukan harapan. Kalau ada yang mengekspresikan kemarahan atau emosinya, sabar, dengarkan baik-baik. Ini rakyat kita sendiri, konstituen yang kita wakili,” tuturnya.(**).