Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Walikota Depok Buka MTQH ke-XXIV, Pesan Al-Qur’an Jadi Penyejuk di Tengah Tantangan Zaman

banner 120x600

Depok || Radarpost.id

Walikota Depok Dr. H Supian Suri, membuka secara resmi Musabaqoh Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXIV tingkat Kota Depok Tahun 2025 selama tiga hari yang berlangsung di Kecamatan Cipayung, Selasa (11/11/2025).

Dalam sambutannya, Walikota menegaskan MTQH sebagai sarana dakwah dan syiar Al-Qur’an, bahwa MTQH bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sebuah momentum syiar dan dakwah untuk membumikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Ia juga menyoroti tantangan zaman yang menuntut masyarakat untuk menginternalisasi nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita ingin Kota ini tumbuh bersama dengan kemampuan anak-anak kita memelihara dan menjaga tingkah laku serta perilaku mereka sesuai tuntunan moral, etika, dan sosial yang terkandung dalam Al-Qur’an, jelasnya.

Ia berharap lantunan indah ayat-ayat Al-Qur’an dapat memberikan kesejukan dan kedamaian di tengah masyarakat.

Walikota juga menitipkan amanah kepada jajaran LPPTQ, Kemenag Depok, MUI, para camat, lurah, RT, RW hingga kepala sekolah untuk segera menindaklanjuti pendataan tersebut demi melahirkan generasi Qurani yang kuat.

“Kita punya tanggung jawab melahirkan generasi-generasi hebat. Tanggung jawab kita hari ini hanya bisa diselesaikan dengan kebersamaan,” kata Supian.

Selain fokus pada pendidikan keagamaan, Supian turut menyerukan pentingnya kerja kolektif dalam menyelesaikan permasalahan lingkungan, termasuk pengelolaan sampah.

Supian mengapresiasi peran PKK, Dharma Wanita, pondok pesantren, dan seluruh perangkat daerah yang telah terlibat dalam program pengumpulan minyak jelantah serta penguatan bank sampah.

Pada kesempatan tersebut, ia menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperluas upaya penyediaan energi ramah lingkungan melalui kolaborasi lintas instansi sesuai arahan Pemerintah Pusat. Supian juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan masyarakat dan para tokoh keagamaan yang konsisten menjaga semangat pembangunan kota.

Acara MTQH ke-XXIV diikuti perwakilan dari 11 kecamatan, dengan rangkaian kegiatan yang melibatkan sekolah, pondok pesantren, serta unsur masyarakat lainnya. (**).