Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Kawasan Perkantoran Kelurahan Baktijaya Kota Depok Wakili Indonesia Ajang ASEAN Smoke Free Award 2026

banner 120x600

Depok || Radarpost.id

Pemerintah Kota Depok Jawa Barat dipercaya untuk mewakili Indonesia dalam ajang ASEAN Smoke Free Award (ASA) tahun 2026, Jalani Tahap Akhir Penilaian.

Penilaian wawancara ini dilakukan secara daring melalui zoom meeting yang berlangsung di Depok City Operations Room (DCOR) di lantai 5, Gedung Balai Kota Depok, Selasa (02/06/2026).

Penilaian tersebut merupakan tahapan terakhir dalam proses seleksi penghargaan tingkat ASEAN yang diberikan kepada daerah dengan komitmen dan inovasi terbaik dalam penerapan kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Turut hadir sejumlah perangkat Daerah terkait, unsur National Tobacco Control Committee (NOTC), serta perwakilan mitra dan masyarakat dari tujuh tatanan Kawasan Tanpa Rokok di Kota Depok.

“Alhamdulillah, kelurahan Baktijaya di tunjuk sebagai salah satu kawasan tanpa rokok, dan kita juga sudah di ferivikasi, tim dari ASEAN ASA tahun 2026,” kata Lurah Baktijaya, Rezki Desa Ismayawati, Kamis (11/6/2026) kemaren.

“Kepercayaan diberikan kepada kami karena Kota Depok dinilai konsisten dan berhasil mengimplementasikan kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dengan baik,” katanya.

Rezki Desa Ismayawati, yang akrab disapa Isma bersyukur Kota Depok dipercaya menjadi perwakilan Indonesia pada ASEAN Smoke Free Award 2026.

“Ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bagi kami untuk menunjukkan komitmen dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan bebas asap rokok,” ungkapnya.

Lurah Baktijaya, Rezki Desa Ismayawati. (foto.adm).
Isma menjelaskan, tahap wawancara berlangsung selama kurang lebih dua jam dan dipimpin oleh Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah.

Dalam sesi tersebut, tim penilai menggali berbagai aspek terkait kebijakan KTR yang diterapkan di Kota Depok.

Mulai dari regulasi yang dimiliki, implementasi kebijakan di lapangan, pemberdayaan masyarakat, hingga berbagai inovasi yang telah dilakukan dalam mendukung pengendalian konsumsi tembakau.

Lebih lanjut, Isma mengatakan, Kota Depok optimis dapat meraih hasil terbaik dalam ajang tersebut.

Sebab, berbagai upaya yang telah dilakukan menunjukkan komitmen dalam menerapkan kebijakan KTR, sebab Kelurahan sebagai kawasan perkantoran.

“Kelurahan Baktijaya, area publik yang sering didatangi warga, banyak sekali layanan, bersih tanpa rokok, kami sangat berkomitmen KTR bagaimanapun anak anak juga akan merasakan tidak ada asap rokok, dilingkungan Kelurahan dan warganya,” ucap Isma.

“Kami optimistis Kota Depok dapat memperoleh hasil terbaik pada ASEAN Smoke-Free Award 2026. Semua pertanyaan yang diberikan sudah disampaikan dengan baik,” ujarnya.(**).