Depok || Radarpost.id
Setelah melalui proses seleksi yang cukup ketat pada Popwilda Jawa Barat 2026 sudah berhasil mendapatkan pemain pemain yang handal dan mampu bersaing, seleksi dilakukan melalui tahapan yang dilakukan tim seleksai dari Perbasi Kota Depok.
Hasilnya sebanyak 34 atlet basket baik putra dan putri Kota Depok kembali terjaring, jumlah ini akan mengerucut melalui seleksi dan selama latihan berjalan, sehingga final akan diambil sebanyak 24 atlet , meliputi 12 atlet untuk tim putra dan 12 atlet untuk tim putri.
Cabang Olahraga Bola Basket POPWILDA Kota Depok Siap Bermain Lebih Maksimal Untuk Bisa Melaju ke POPDA Jawa Barat, yang akan berlangsung di Bandung.
Sebanyak 6 Kabupaten dan Kota berlomba-lomba menjadi tim terbaik agar lolos ke Pekan Olahraga Daerah (POPDA).
Sekretaris Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Cabang Kota Depok Drajat Karyoto menjelaskan, persiapan yang cukup matang ini pun diharapkan bisa maksimal waktu dalam pertandingan nanti di Popwilda Wilayah 1 Jawa Barat.
“Alhamdulillah, hari ini basket berangkat ke Bandung, kita akan berhadapan dengan 6 Kabupaten dan Kota yang meliputi Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur, Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi dan Bandung Barat,” kata Drajat, saat saksikan keberangkatan Tim Basket di Balaikota Depok, Minggu (14/6/2026).
Drajat meminta warga Kota Depok, para tua atlet bisa memberikan doa dan dukungan untuk cabang olahraga Bola Basket tim Putra dan Putri agar lolos ke POPDA, selain itu ia juga berharap babak kualifikasi ini bisa lancar dan sukses.

Sementara itu, Pelatih Tim Basket Putra dan Putri Kota Depok Yandri Ardiansyah menyatakan, cabang olahraga Bola Basket telah mempersiapkan diri jauh-jauh hari untuk latihan fisik dan latihan lain sehingga ia berharap cabang olahraga Bola Basket Kota Depok bisa mempersembahkan yang terbaik untuk Kota Depok dan menjadi Juara POPWILDA 2026.
“Kami ingin melihat bagaimana mereka bisa hustle di lapangan dengan skill yang mereka miliki tetapi tetap bisa menjadi tim yang solid,’’ ujar pria yang akrab disapa Mas Andri tersebut.
Andri yang di dampingi Asisten pelatih Bagasi ini juga mengatakan jika materi yang diberikan saat pelatihan hampir sama rata. Termasuk lakukan tanding dengen tim tim yang seimbang.
“Pada prinsipnya secara fundamental mereka menguasai tetapi kita juga harus akomodir kebutuhan pemain termasuk mental,” ujarnya.
“Di sini akan dilihat performa saat latihan, kedisiplinan, nanti pelatih yang lebih paham,” tambahnya.
Andri menyebutkan alasan pemilihan seleksi saat latihan berjalan ini bertujuan agar para atlet ini bisa bersaing secara internal.
“Dari sini akan terlihat mana atlet yang menunjukan progres dan mana atlet yang performa nya menurun,’’ ucap Andri.
’Targetnya harus juara 1, karena Juara 1 yang akan dikirim mengikuti Popda tahun 2027, nah kita lihat nanti anak anak di Popwilda ini, semoga saja berhasil meraih yang terbaik,” pungkasnya. (**).













