Jakarta|| Radarpost.id
Konser 25 Tahun Yovie & Nuno yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (13/6/2026), menjadi malam penuh nostalgia bagi ribuan penggemar. Perayaan seperempat abad perjalanan grup musik yang dibentuk Yovie Widianto itu menghadirkan sederet lagu hits, kolaborasi spesial, hingga reuni emosional dengan mantan personel.
Sejak awal konser, suasana hangat langsung terasa ketika Yovie & Nuno membuka penampilan dengan medley lagu-lagu populer yang telah menemani perjalanan musik Indonesia selama 25 tahun terakhir. Tayangan visual perjalanan karier grup tersebut turut membawa penonton mengenang berbagai era Yovie & Nuno.
Formasi terbaru Yovie & Nuno yang terdiri dari Muchamad Ahadiyat (gitar), Ady Julian (keyboard), serta dua vokalis Adhyra Yudhi dan Chico Andreas tampil energik membawakan lagu-lagu legendaris mereka.

Lagu “Sejuta Cinta” yang dirilis pada 2007 menjadi pembuka konser dan langsung disambut nyanyian massal dari para penonton. Setelah itu, sejumlah hits seperti “Malam Mingguku”, “Sampai Akhir Waktu”, “Bunga Jiwaku”, hingga “Tak Setampan Romeo” sukses menghidupkan suasana Istora Senayan.
Tak hanya membawakan lagu lama, Yovie & Nuno juga memperkenalkan karya terbaru mereka melalui lagu “Kilometer”. Lagu tersebut merupakan single utama dalam EP terbaru yang dirilis khusus untuk merayakan 25 tahun perjalanan grup musik tersebut.
“Selamat datang semua di konser 25 Tahun Janji Suci Yovie & Nuno. Udah siap sing along lagi?” sapa Adhyra Yudhi dan Chico Andreas yang langsung disambut sorak penonton.
Kolaborasi Lintas Generasi
Konser 25 Tahun Yovie & Nuno semakin istimewa dengan hadirnya sejumlah musisi muda yang membawakan lagu-lagu karya Yovie Widianto. Prinsa Mandagie, Meiska, Raissa Anggiani, dan Aruma tampil dalam segmen akustik membawakan lagu seperti “Kamu Bukan Kekasihku”, “Galau”, hingga “Janji di Atas Ingkar”.
Momen emosional terjadi ketika Dudy Oris, mantan vokalis Yovie & Nuno, naik ke atas panggung. Kehadirannya langsung mengundang tepuk tangan meriah dari para penggemar yang telah lama mengikuti perjalanan grup tersebut.
Bersama Adhyra Yudhi dan Chico Andreas, Dudy membawakan lagu “Kuingat Dirimu” yang menjadi salah satu lagu paling dikenang dalam sejarah Yovie & Nuno.
Tak berhenti di situ, konser semakin meriah saat penyanyi Isyana Sarasvati tampil sebagai bintang tamu spesial. Membawakan lagu “Sakit Hati”, Isyana sukses memukau penonton lewat kualitas vokal dan eksplorasi nada tinggi yang menjadi ciri khasnya.
Yovie Widianto Tutup Konser dengan Janji Suci
Sejumlah musisi lain seperti Arsy Widianto, Mario Ginanjar, dan Dedi Yunus juga turut memeriahkan panggung lewat lagu “Tanpa Cinta”, “Tergoda Bidadari”, dan “Dia Milikku”.
Puncak konser terjadi ketika Yovie Widianto akhirnya muncul di atas panggung. Kehadiran sang maestro musik Indonesia itu langsung disambut standing ovation dari para penonton.
Duduk di depan grand piano, Yovie Widianto bersama seluruh penampil membawakan lagu “Janji Suci”. Lagu ikonik tersebut menjadi penutup sempurna dalam konser 25 Tahun Yovie & Nuno yang penuh kenangan dan menjadi bukti kuat eksistensi grup musik tersebut di industri musik Tanah Air.
Konser ini bukan hanya menjadi perayaan perjalanan panjang Yovie & Nuno, tetapi juga menunjukkan bagaimana karya-karya mereka tetap relevan dan dicintai lintas generasi hingga saat ini.













