Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

PT API Pastikan Kesiapan Simpang Strategis JLLB–FOTL Surabaya

PT API Pastikan Kesiapan Simpang Strategis JLLB–FOTL Surabaya
PT API Pastikan Kesiapan Simpang Strategis JLLB–FOTL Surabaya
banner 120x600

Surabaya || Radarpost.id

Pelindo Group melalui PT Akses Pelabuhan Indonesia (API) terus mempercepat kesiapan operasional Fly Over Terminal Teluk Lamong (FOTL) sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional yang mendukung kelancaran logistik nasional. Upaya tersebut dilakukan melalui peninjauan langsung lokasi simpang strategis Jalur Lingkar Luar Barat (JLLB), Fly Over Teluk Lamong, Akses Gelora Bung Tomo (GBT), serta Tol Romokalisari II di Surabaya, pada 11–12 Desember 2025.

Peninjauan lapangan ini melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum Bidang Jalan Bebas Hambatan, PT Pelabuhan Indonesia (Persero), PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL), PT Akses Pelabuhan Indonesia, serta pemangku kepentingan terkait lainnya. Kegiatan tersebut difokuskan pada penyempurnaan dokumen Rencana Teknik Akhir (RTA) sekaligus memastikan kesiapan teknis dan kondisi lapangan pada simpang-simpang krusial akses menuju Terminal Teluk Lamong.

Fly Over Teluk Lamong dirancang sepanjang sekitar 2,4 kilometer untuk menghubungkan langsung Jalan Tol Surabaya–Gresik dengan kawasan pelabuhan. Infrastruktur ini memiliki peran strategis dalam memperlancar arus barang, mengurangi kepadatan lalu lintas, serta meningkatkan efisiensi sistem logistik nasional, khususnya di wilayah Jawa Timur sebagai salah satu pusat industri dan perdagangan utama.

Hasil peninjauan menunjukkan optimisme seluruh pihak bahwa Fly Over Teluk Lamong dapat segera difungsikan dan ditargetkan mulai beroperasi pada 2026–2027, seiring terpenuhinya aspek teknis, operasional, serta koordinasi lintas instansi.

Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Akses Pelabuhan Indonesia, Juli Tarigan, menyatakan keterlibatan PT API merupakan bentuk komitmen Pelindo Group dalam memastikan integrasi akses pelabuhan berjalan optimal.

“Fly Over Teluk Lamong memiliki peran penting dalam menjamin kelancaran konektivitas logistik menuju pelabuhan dan kawasan industri. Kami berkomitmen mendukung penyempurnaan teknis agar proyek ini dapat segera dimanfaatkan secara maksimal,” ujar Juli.

Pelindo Group berharap penyempurnaan Rencana Teknik Akhir dapat menghasilkan solusi infrastruktur yang aman, terintegrasi, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat daya saing sistem logistik nasional di tengah meningkatnya arus barang dan aktivitas kepelabuhanan.