Depok || Radarpost.id
Walikota Depok, Supian Suri, resmi melantik 17 pejabat Jabatan Tinggi Pratama (JTP) serta 110 Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam jabatan administrator, pengawas, dan fungsional. Pelantikan berlangsung di Aula Teratai Gedung Balai Kota Depok, Kamis (15/1/2026).
Dari sejumlah pejabat yang dilantik, salah satunya Wahid Suryono yang dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok.
Dalam jabatan ini, Wahid Suryono menggantikan Siti Chaerijah Aurijah yang kini menjabat Kepala Badan Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kota Depok.
Usai pelantikan, Wahid Suryono secara terbuka mengakui bahwa dunia pendidikan merupakan bidang baru dalam perjalanan kariernya sebagai aparatur sipil negara.
Namun demikian, ia menegaskan kesiapannya untuk belajar cepat dan memahami secara menyeluruh kondisi pendidikan di Kota Depok.
“Terima kasih kepada Pak Walikota yang telah memberikan amanah kepada saya di bidang pendidikan. Ini bidang yang benar-benar baru bagi saya. Saya belum pernah berkecimpung dan belum memiliki riwayat karier di dunia pendidikan,” ujar dia, Jumat (16/1/2026).
Meski belum memiliki latar belakang teknis di sektor pendidikan, Wahid Suryono menegaskan bahwa hal tersebut justru menjadi tantangan yang harus dijawab dengan kerja keras, keterbukaan, dan kemauan untuk belajar.
Wahid juga menyebut langkah awal yang akan dilakukan adalah mempelajari kondisi riil pendidikan di Depok, mulai dari potensi hingga persoalan yang dihadapi.
“Saya akan belajar secara cepat. Saya ingin melihat situasinya seperti apa, potensinya bagaimana, tantangan, kendala, dan hambatan yang ada di lapangan. Dari situ, baru kita coba mencari terobosan,” katanya.
Wahid menekankan, kepemimpinan di Dinas Pendidikan tidak bisa berjalan secara individual. Ia menempatkan dirinya sebagai pengarah yang bertugas menyatukan kekuatan dan kapasitas seluruh jajaran pendidikan di Kota Depok.
“Ini bukan tentang saya pribadi. Ini kerja tim. Saya hanya pemandu, sebagai dirijen. Yang bekerja adalah seluruh jajaran Dinas Pendidikan dan para guru. Saya yakin mereka sudah bagus, tinggal bagaimana kita mengelolanya agar bisa lebih baik lagi,” tuturnya. (**).













