Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Bersama Depok Maju: Program RSSG Gagasan Walkot Supian Tampung 2.512 Lulusan SD, Terima Kasih Pak Wali

banner 120x600

Depok || Radarpost.id

Program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) yang diluncurkan Walikota (Walkot) Depok Dr. H. Supian Suri bersama Wakil Walkot Depok Chandra Rahmansyah pada 24 Juni 2025 telah menunjukkan hasil nyata.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, sebanyak 2.512 siswa lulusan sekolah dasar (SD) tercatat telah bersekolah di 49 sekolah menengah pertama (SMP) yang tergabung dalam program RSSG.

Untuk diketahui, RSSG merupakan program sekolah gratis dari Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang dijalankan melalui kerja sama dengan 33 sekolah swasta.

Program tersebut dijalankan sebagai respons terhadap keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang sekolah swasta gratis.

Langkah ini diambil sekaligus untuk menjawab harapan masyarakat Depok yang ingin sekolah di SMP Negeri, tetapi terbatas ruang dan kapasitas.

“Sekolah swasta menjadi salah satu solusi yang kami ambil untuk mengakomodir harapan mereka yang ingin sekolah di SMP Negeri, tetapi tetap gratis,” ujar Supian, Senin (23/2/2026).

Sejak awal, ia berharap kehadiran RSSG yang tersebar di 11 kecamatan itu mampu memastikan seluruh anak di Depok tetap bisa bersekolah tanpa terkendala ruang maupun daya tampung.

“Kami punya tanggung jawab besar untuk investasi pendidikan anak-anak. Kami tidak mau ada anak Depok yang putus sekolah karena tidak punya uang atau terkendala jauh dan ongkos untuk ke sekolah,” kata Supian.

Melalui RSSG, Pemkot Depok menjamin siswa yang terpilih mengikuti program ini dibebaskan dari segala macam biaya, mulai dari uang pangkal, Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) bulanan, hingga seragam.

Program RSSG menuai apresiasi karena dinilai menunjukkan langkah nyata Pemkot Depok dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat luas.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan bahwa program RSSG menunjukan keberpihakan pemerintah daerah (pemda) terhadap pemerataan kesempatan belajar sekaligus menjadi solusi konkret untuk mengatasi keterbatasan daya tampung sekolah negeri di Kota Depok.

“Program yang sangat bagus, menunjukkan keberpihakan Pak Wali Kota terhadap kemajuan pendidikan di Kota Depok. Ini langkah nyata,” kata Mu’ti.

Selain itu, program RSSG juga dinilai meringankan beban biaya pendidikan, khususnya bagi keluarga kurang mampu, serta memberikan ketenangan karena anak tetap dapat bersekolah dengan layak.

Hal tersebut disampaikan oleh Rini Dwi Astuti, wali murid Reva Afrianti Putri, penerima manfaat RSSG yang bersekolah di SMP Pelita 2 Kota Depok.

Menurut Rini, program RSSG menjadi solusi bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.
“Alhamdulillah sangat terbantu. Anak saya ada lima, jadi program ini bagus buat kami yang mempunyai keterbatasan biaya,” ungkapnya.

Rini mengatakan bahwa tidak ada pungutan biaya sekolah selama buah hatinya mengikuti program RSSG. Bahkan, kebutuhan penunjang pendidikan, seperti seragam dan buku pelajaran, diberikan secara gratis oleh pihak sekolah.

“Tidak ada biaya, buku gratis dan seragam pun dikasih. Itu sudah sangat meringankan,” ucap Rini.

Sementara itu, siswa kelas 7 A Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Jihad, Kecamatan Cilodong, Agies Maulidan mengaku, dirinya kini dapat mengikuti pelajaran dengan tenang tanpa dibayangi kekhawatiran soal biaya sekolah.

“Program RSSG ini membantu orangtua saya dalam membiayai pendidikan saya di sini. Terima kasih Pak Walikota, RSSG mantap,” kata Agies.

Hal tersebut membuktikan bahwa keberadaan RSSG menjadi harapan baru bagi anak-anak Kota Depok untuk terus bersekolah.

Dengan arah kebijakan yang tepat dan menyentuh kebutuhan masyarakat, program RSSG kini bukan hanya tentang sekolah gratis, melainkan harapan, keberlanjutan, dan masa depan anak-anak Depok.

Kembali dibuka pada 2026 Melihat tingginya antusiasme masyarakat, Pemkot Depok berencana membuka kembali program RSSG untuk Tahun Ajaran (TA) 2026/2027 pada Juni 2026.

Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) akan dibuka untuk kelas VII dengan 49 sekolah tergabung dalam program ini.

“Sejauh ini, masih ada 49 sekolah yang tergabung dalam RSSG. SPMB insyaallah dimulai Juni 2026,” kata Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok Muhammad Yusuf.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa program RSSG TA 2026/2027 tidak banyak mengalami perubahan sistem.

Jika pada tahun ajaran sebelumnya pendaftaran dilakukan secara tatap muka, tahun ini prosesnya dibuka secara daring.

Adapun aturan teknis, persyaratan, dan ketentuan lainnya akan diumumkan kemudian.
“Masih kami rapatkan terkait teknisnya. Yang jelas, orangtua siswa kami minta bersiap karena kuota terbatas,” tegas Yusuf. (**).